Berita Kulon Progo Hari Ini

Dinkes Kulon Progo Siapkan Tim KIPI, Libatkan Dokter Spesialis Anak

Dinkes Kulon Progo menyiapkan tim untuk menangani bila terdapat KIPI yang terjadi pada vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menyiapkan tim untuk menangani bila terdapat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi pada vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Dikarenakan menyasar anak-anak maka Tim KIPI melibatkan dokter spesialis anak. 

Kepala Dinkes Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan Tim KIPI akan melakukan pemantauan lebih ketat karena melibatkan banyak anak. 

Baca juga: Persiapan Dinkes Kulon Progo Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Nataru dan Mutasi Omicron

Dengan memberikan kontak person yang bisa dihubungi apabila sewaktu-waktu terdapat keluhan pasca vaksinasi. 

"Mereka bisa menghubungi nomor tersebut. Sehingga komunikasi lebih cepat. Kalau ada sesuatu bisa tertangani lebih cepat," kata Sri Budi, Selasa (21/12/2021). 

Di Kulon Progo vaksinasi anak menyasar sebanyak 35.457 anak.

Dari jumlah tersebut ada 802 anak atau 2,26 persen yang sudah divaksin Covid-19 dosis pertama. 

Sejauh ini, Dinkes Kulon Progo belum mendapatkan laporan adanya KIPI yang terjadi pada anak-anak. 

Baca juga: 3.176 Anak Usia 6-11 Tahun di Kulon Progo Jadi Sasaran Vaksinasi Anak Hari Kedua

"Mudah-mudahan malah tidak mendapatkan laporan KIPI," harapnya. 

Perlu diketahui vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kulon Progo sudah dimulai sejak 18 Desember 2021 lalu. 

Pelaksanaannya seperti vaksinasi BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah). Sehingga petugas kesehatan mendatangi sekolah masing-masing. Bekerjasama dengan berbagai pihak dari TNI, Polri, Muhamadiyah, Yakkum, Badan Intelijen Nasional Daerah (BINDA) dan Loro Blonyo Pakualaman. 

Dipilihnya sekolah sebagai tempat pelaksanan vaksinasi juga untuk menghindari anak-anak terpapar penyakit lain bila vaksinasi dilakukan di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved