Update Covid-19 Jumat 17 Desember 2021, Kasus Positif Tambah 291, Sembuh 205 Orang

Kasus covid-19 harian pada Jumat (17/12/2021) hari ini bertambah sebanyak 291 pasien sehingga secara nasional jumlahnya menjadi 4.260.148 pasien.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Shutterstock
Ilustrasi virus corona di Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kasus covid-19 harian pada Jumat (17/12/2021) hari ini bertambah sebanyak 291 pasien sehingga secara nasional jumlahnya menjadi 4.260.148 pasien.

Sementara untuk pasien sembuh, selama 24 jam terakhir tercatat ada 205 pasien.

Sehingga, jumlah pasien sembuh saat ini berjumlah 4.111.250 jiwa dari pasien sebelumnya yang sebanyak 4.111.045 jiwa.

Untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia, selama 24 jam terakhir bertambah sebanyak 7 pasien sehingga totalnya menjadi 143.986 orang.

Penambahan kasus positif tersebut tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com, Provinsi DKI Jakarta memiliki presentase jumlah kasus Covid-19 terbanyak dari total keseluruhan kasus.

Selanjutnya, disusul oleh Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca juga: Muncul Virus Omicron di Indonesia, Jubir Covid-19 Kulon Progo: Jangan Panik Tetap Waspada

Omicron Ditemukan, Wisma Atlet Lockdown

Petugas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet memberlakukan lockdown lokal di beberapa tower sejak Kamis (16/12/2021) malam.

Lockdown atau pembatasan ketat ini dilakukan pasca terdeteksinya kasus varian Omicron di Indonesia.

Semua tenaga kesehatan dan staf tidak diperkenankan untuk mengelilingi area Wisma Atlet.

Untuk diketahui, lockdown akan diberlakukan selama 7 hari ke depan.

Ini dilakukan sebagai langkah mitigasi penyebaran lokal Covid-19.

Kapuskes TNI Mayor Jenderal Budiman kabarkan tower 2,3,5,6 dan 1 kebelakang saat ini dilockdown.

Semua orang yang tinggal di komplek Wisma Atlet ini tidak boleh keluar.

Terkecuali bila ada keperluan khusus, misalnya dokter spesialis yang masih dibutuhkan di rumah sakit lain.

"Saat ini yang dilockdown adalah gedung 2,3,5,6 dan 1 kebelakang. Lockdown tidak boleh ada orang keluar masuk, kecuali dengan menggunakan prosedur yang ketat."

"Yakni menggunakan baju hasmat, seperti contohnya dokter spesialis yang mungkin juga masih dibutuhkan di rumah sakit lainnya, maka bisa keluar masuk dengan menggunakan hasmat."

"Yang tinggal di RSDC ini betul-betul tidak boleh keluar," jelas Budiman dikutip dari Kompas Tv, Jumat (17/12/2021).

Sementara itu, untuk pasien baru yang terkonfirmasi Covid-19, masih diizinkan masuk untuk melakukan karantina di area ini.

"Untuk pasien yang akan masuk atau pasien-pasien terkonfirmasi Covid-19 apapun variannya tetep bisa masuk (karantina di Wisma Atlet)."

"(Mereka) tentu saja (diizinkan masuk), karena kita punya tempat luas. Untuk yang berbeda varian akan kita pisahkan," jelas Budiman. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved