PSIM Yogyakarta
Kata Seto Nurdiyantoro Seusai PSIM Yogyakarta Bermain Imbang 2-2 Lawan Dewa United
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, memberikan apresiasi atas perjuangan para pemainnya seusai bermain imbang 2-2 melawan Dewa United
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogyakarta bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada laga pertamanya di Grup Y babak 8 besar Liga 2 2021, Kamis (16/12/2021).
Meski hanya mampu bermain imbang dan berbagi 1 poin, namun pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, memberikan apresiasi atas perjuangan para pemainnya.
Menurut Seto, permainan Beny Wahyudi dan kolega pada laga yang digelar di di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang terbilang sudah bagus, dan bahkan nyaris menuai kekalahan.
Namun, di menit-menit akhir, pemain PSIM Yogyakarta, Sugeng Efendi mampu melesakkan gol yang memaksa kedudukan berakhir seri.
Seperti diketahui, drama 4 gol mewarnai pertandingan seru itu. Bahkan PSIM Yogyakarta mampu menyamakan kedudukan di masa-masa kritis, yakni pada injury time babak kedua.
Baca juga: Hasil Dewa United vs PSIM Yogyakarta, Gol Sugeng Effendi Hindarkan Laskar Mataram dari Kekalahan
Baca juga: PSIM Yogyakarta Berbagi Poin dengan Dewa United pada Laga Perdana Babak 8 Besar
PSIM Yogyakarta tertinggal lebih dulu dari Dewa United lewat gol yang dilesakan oleh Slamet Budiono (32) dan Rishadi Fauzi (81).
Sementara gol penyama kedudukan dicetak oleh Hapidin (70) dan Sugeng Efendi (90+2).
"Malam ini saya sebut 50-50, antara beruntung dan tidak beruntung. Kita dari awal dapat banyak peluang tapi tidak maksimal menjadi gol, dan beruntungnya kami terhindar dari kekalahan," kata Seto seusai laga.
"Kita apresiasi pemain, pemain sudah bekerja keras dari awal sampai akhir dan yang pasti, pertandingan perdana biasanya pertandingan yang sulit. Harapannya pertandingan kedua, lebih enjoy, lebih fight dan mendapatkan hasil yang terbaik," tambahnya.
Lebih lanjut ia mengakui, laga perdana selalu menjadi pertandingan yang tak mudah untuk dilewati.
Hal tersebut terlihat pada awal pertandingan para pemain Laskar Mataram tampak kurang tenang untuk mengendalikan permainan.
"Seperti biasa, pertandingan perdana selalu menjadi yang sulit, tapi harapannya di sisa dua sisa laga nanti para pemain bisa lebih enjoy dan bermain lepas," kata Seto.
Terlepas dari itu semua, dengan hasil seri ini eks pelatih PSS Sleman itu tetap bersyukur, dan tentu akan melakukan evaluasi beberapa hal terkait penampilan tim pada malam ini.
"Saya lihat pertandingan berjalan menarik, ya walaupun hasil imbang itu diluar keinginan kami, tapi ini jadi hasil yang bagus saat ini dan kita syukuri. Tentu ini jadi evaluasi buat kami, satu soal fokus pemain, kemudian komunikasi dan lihat ada gol kedua lawan bagaimana bisa terjadi," beber Seto.
"Namun kita tetap apresiasi pemain yang telah berjuang sampai menit akhir. Dan untuk pertandingan yang akan datang harapannya tidak kebobolan lagi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PSIM-Yogyakarta-Terkendala-Lapangan-Jelang-Laga-Perdana-Babak-8-Besar-Lawan-Dewa-United.jpg)