Berita Sleman Hari Ini
7 Kursi Pejabat Tinggi Pratama di Sleman Terisi, Satu Masih Kosong
Tujuh dari delapan Jabatan Tinggi Pratama (JPT) yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sudah terisi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tujuh dari delapan Jabatan Tinggi Pratama (JPT) yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sudah terisi.
Ketujuh pejabat, dilantik pada Jumat (17/12).
Alhasil, saat ini, hanya menyisakan satu jabatan tinggi yang masih kosong.
Yaitu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP).
"(Pengisian) Dinas pertanian, masih menunggu kebijakan. Kalau bisa, mendasarkan pada kompetensi. Jadi, masih menunggu seseorang yang pas di pertanian, karena memang harus lebih khusus di pertanian," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Priyo Handoyo, seusai pelantikan dan pengambilan sumpah JPT, administrator, pengawas, Kepala Sekolah dan Kepala UPT Puskesmas di pendopo Parasamya Sleman, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: PRSI DIY Adakan Muskerda, Siap Bidik Dua Medali Emas di PON 2024
Sekedar informasi, jabatan Kepala DPPP di Kabupaten Sleman, saat ini masih dipegang oleh Pelaksana Tugas (Plt). Yaitu, Suparmono, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Tujuh pejabat Tinggi Pratama telah dilantik. Antara lain, R. Haris Martapa.
Ia semula menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman kini mengisi jabatan kepala dinas koperasi dan usaha kecil menengah (UKM), menggantikan Pustopo yang telah purna tugas.
Kemudian, Novita Krisnaeni yang semula menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan, dan pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan menempati posisi baru sebagai Dirktur RSUD Sleman.
Lalu, Makwan yang semula sebagai kepala bidang kedaruratan dan logistik, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kini mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala pelaksana BPBD Sleman.
Kepala dinas pemberdayaan masyarakat kalurahan (DPMK) yang semula dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) kini diisi oleh Samsul Bakri yang sebelumnya menjabat sebagai kepala bagian pemerintahan.
Selanjutnya, jabatan kepala dinas kebudayaan, dijabat oleh Edy Winarya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dijabat oleh Epiphana Kristiyani dan Sekretaris Dewan (Sekwan) diduduki oleh Muhammad Aji Wibowo.
riyo mengatakan, pelantikan dan penempatan ketujuh jabatan tinggi Pratama tersebut sudah pas. "Kalau saya lihat sudah sesuai dengan kompetensi mereka," kata dia.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan pengembangan karier pegawai melalui promosi atau mutasi ini bertujuan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi. Ia berharap kegiatan ini, dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sleman.
"Saya harap saudara-saudara terlantik segera menyesuaikan diri dengan tempat tugas yang baru. Karena kita dituntut untuk segera memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengimplementasikan visi dan misi yang telah disepakati," katanya.
Menurut Kustini, kegiatan promosi dan mutasi tersebut juga sebagai bentuk evaluasi kinerja dan penyegaran birokrasi.
Ini merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan.
Untuk itu, ia berpesan agar kepercayaan yang diberikan tersebut dapat dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/7-Kursi-Pejabat-Tinggi-Pratama-di-Sleman-Terisi-Satu-Masih-Kosong.jpg)