Breaking News:

PSS Sleman Krisis Pemain Jelang Laga Lawan Persela Lamongan, Ini Kata Dejan Antonic Soal Pemain Muda

PSS Sleman dipastikan bakal bermain tanpa delapan pemain pilarnya saat menghadapi Persela Lamongan pada pertandingan pekan ke-17 BRI Liga 1 2021

daily.jstor.org
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman dipastikan bakal bermain tanpa delapan pemain pilarnya saat menghadapi Persela Lamongan pada pertandingan pekan ke-17 BRI Liga 1 2021, Sabtu (11/12/2021) di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Dengan absennya sejumlah pemain itu, lantas bagaimana peluang pemain muda PSS Sleman yang belum pernah melakukan debutnya seperti, Wahyu Boli, Bagas Umar Pamungkas, dan Dimas Fani Firmansyah?

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengatakan semua pemain muda PSS Sleman selalu memiliki kesempatan untuk tampil di tim utama, namun yang lebih penting menurut Dejan mereka harus banyak belajar dulu dari para seniornya.

Baca juga: Dapat Ujaran Kebencian, Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic Kecewa dan Marah

"Kita dari beberapa bulan terakhir ada tiga pemain muda, kita memang tidak ada terlalu banyak bagi dia kesempatan bermain. Tapi paling penting pemain muda bisa tetap latihan sama kita biar bisa belajar dari pemain senior, dan besok ketiganya pasti ada di bangku cadangan, karena kita kurang pemain, semoga kalau ada kesempatan untuk dia bermain saya bisa senang masuk gim yang besok," ucapnya.

Sebagai informasi, kedelapan pemain PSS yang absen itu antara lain; Mario Maslac dan Fandry Imbiri yang mendapat akumulasi kartu kuning, kemudian Jepri Kurniawan dan Irkham Zahrul Mila yang baru saja dibekap cedera pada pertandingan sebelumnya.

Lalu Saddam Emiruddin Gaffar dan Ega Rizky yang juga mendapat cedera panjang hingga tahun depan. Adapun Hokky Caraka yang mengikuti program Garuda Select, serta Irfan Jaya yang masih membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Di sisi lain sejak awal dimulainya kompetisi BRI Liga 1 2021, Dejan Antonic terhitung baru menurunkan dua pemain mudanya, yakni Hokky Caraka dan Saddam Emiruddin Gaffar.

Itu pun bisa disebut kedua pemain punya label sebagai pemain Timnas Indonesia dan jebolan pembinaan Garuda Select. Berbeda dengan ketiga pemain lainnya sebagai jebolan murni dari akademi PSS Sleman.

Pekan lalu saat PSS Sleman menghadapi Persipura, alih-alih Dejan menurunkan Bagas Umar Pamungkas yang punya posisi murni sebagai winger, Dejan justru menurunkan Dendi Agustan yang notabene berposisi sebagai bek sayap untuk menggantikan Arsyad Yusgiantoro.

Nampaknya Dejan memang tak mau gegabah menurunkan pemain muda yang belum pernah mendapat jam terbang di level kompetisi resmi, akan tetapi jika kesempatan bagi pemain muda tak pernah datang, maka sampai kapanpun mereka tak akan pernah mendapat jam terbang dan pengalaman.

Untuk pertandingan besok mengatakan bakal ada beberapa pemainnya yang tampil tidak pada posisinya seperti yang dilakuan Dendi, dan Juninho pada pertandingan sebelum-sebelumnya.

Baca juga: Pembuatan Akun LTMPT SNMPTN 2022 Mulai 4 Januari, Kampus di DI Yogyakarta Buka Kuota 20 Persen

"Kita akan kasih kesempatan untuk beberapa pemain yang baru, ada juga beberapa pemain yang harus bermain di posisi yang tidak murni, tapi percaya anak-anak mau kasih maksimum," katanya.

Sementara pemain Super Elang Jawa, julukan PSS, Asyraq Gufron mengatakan tetap memiliki target untuk merebut tiga poin dengan tekad akan bekerja keras untuk pertandingan besok.

"Semoga kita besok bisa raih tiga poin dan menyelesaikan putaran pertama dengan hasil yang bagus," ujarnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved