Breaking News:

Setelah Geger Kasus Dokter Gadungan, PSS Sleman Didampingi Dokter Tim Anyar

Usai terbongkarnya kedok Elwizan Aminuddin sebagai dokter gadungan, PSS Sleman didampingi sosok dokter tim anyar yakni Lutfi Afifudin.

Dok PSS Sleman
Juninho, Arsyad Yusgiantoro, dan Asyraq Gufron merayakan kemenangan PSS atas Barito Putera di Stadion Manahan Solo, Jumat (15/10/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM- Usai terbongkarnya kedok Elwizan Aminuddin sebagai dokter gadungan, PSS Sleman didampingi sosok dokter tim anyar yakni Lutfi Afifudin, pada pertandingan kontra PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/12/2021) yang digelar pukul 18.30 WIB. 

Berdasar penelusuran Tribun Jogja melalui laman Konsil Kedokteran Indonesia, www.kki.go.id, Lutfi Afifudin tercatat, dan merupakan lulusan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sebagaimana diketahui, publik dibikin geger usai terungkapnya sosok dokter tim PSS Sleman sebelumnya, Elwizan Aminudin, yang ternyata dokter gadungan.

Jati diri dokter gadungan itu terbongkar usai Kardiolog @igbalamin89 membongkar identitasnya di media sosial. Ia geram, kenapa hal ini bisa terjadi.

Ia pun melakukan penelusuran terhadap Elwizan Aminudin dan menemukan fakta, nama Elwiza Aminuddin tidak ada dalam Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), IDI dan KKI.

Sontak, hal ini membuat gaduh sepakbola nasional dan membuat Liga Indonesia Baru (LIB) turun tangan. Mereka pun melakukan melakukan penyidikan, dibantu satgas Covid-19 LIB.

Dalam temuan itu pihak PT LIB mengonfirmasi lewat Dirutnya, Ahmad Hadi Lukita, Elwizan Aminudin adalah dokter gadungan. Ia tidak punya ijazah kedokteran yang terdaftar.

Pihak PSS Sleman yang menggunakan jasa Elwizan mengaku bahwa Elwian sudah mengundurkan diri. Dokter gadungan itu tidak lagi jadi bagian tim PSS Sleman.

Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Andywardhana Putra mengatakan saat ini sedang menelusuri terkait yang mengeluarkan ijazah, sertifikat kompetensi, Surat Keterangan Registrasi (STR), dan Surat Izin Praktek (SIP) dari Elwizan Aminudin.

Andy memang sebelumnya tidak memiliki kecurigaan karena Amin sempat menjadi dokter tim di sejumlah klub, praktis jajaran direksi waktu itu mempercayai Amin memiliki kapasitas sebagai seorang dokter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved