Kuliner Jogja
REKOMENDASI 5 Wedang Ronde Legendaris di Jogja
Ronde terbuat dari tepung ketan yang dicampur sedikit air dan dibentuk menjadi bola, direbus, disajikan dengan kuah manis. Aromanya hangat dan segar.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNOGJA.COM- Wedang ronde adalah makanan tradisional China dengan nama asli Tāngyuán.
Nama tangyuan merupakan metafora dari reuni keluarga yang dibaca tuányuán.
Ronde terbuat dari tepung ketan yang dicampur sedikit air dan dibentuk menjadi bola, direbus, dan disajikan dengan kuah manis.
Aroma yang dihasilkan dari minuman ini juga sangat segar dan hangat.
Wedang ronde sangat nikmat jika disajikan di kala masih panas atau hangat.
Harga yang dibanderol untuk sajian minuman yang satu ini, juga tidak terlalu menguras kantong.
Berikut rekomendasi 5 wedang ronde legendaris di Jogja:
1. Wedang Ronde Mbah Payem
Terletak di Jalan Kauman sebelah barat alun-alun Yogyakarta.
Buka setiap hari mulai pukul 19.30 hingga habis.
Mbah Payem sendiri sudah berjualan sejak tahun 90-an.
Wedang ronde Mbah Payem ini merupakan salah satu wedang ronde yang cukup legendaris di daerah Jogja.
Sesuai dengan namanya, penjualnya sendiri ialah bernama Mbah Payem.
Dibanderol hanya dengan harga mulai Rp 6.000 per porsinya.
2. Wedang Ronde Pak Seno
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mbah-paiyem_20160126_163722.jpg)