Sambut Penilaian Akhir Semester, Pemkot Yogyakarta Terapkan Skema Daring 

Ditemukannya puluhan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah berdasar hasil pemeriksaan secara acak, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ditemukannya puluhan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah berdasar hasil pemeriksaan secara acak, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengedepankan skema daring untuk penilaian akhir semester (PAS). 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga (Dikpora) Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori menandaskan, sejauh ini, pihaknya belum berani menambah frekuensi pertemuan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sifatnya offline. 

Dijelaskannya, proses PAS sendiri sudah berlangsung di SD, dan SMP swasta.

Baca juga: Pemkab Sleman Bakal Lakukan Swab Acak untuk Wisatawan Saat Libur Nataru 

Sementara, untuk sekolah negeri, memang pelaksanaannya lebih akhir. Ia pun sudah menekankan agar gelaran PAS secara online, bisa lebih diprioritaskan. 

"Negeri sama swasta beda, swasta lebih maju. Kita sekarang lebih banyak daring. Ada usulan, pertemuanya diperbanyak. Tapi, jangan dulu lah," ungkapnya, Kamis (2/12/2021). 

"PTM kita batasi dulu, termasuk pelaksanaan PAS ya, karena ada beberapa siswa yang terpapar (Covid-19) kan itu, jadi sambil melihat situasi kita sekarang," tambah Budi. 

Ia berharap, masyarakat, maupun orang tua, atau wali murid bisa bersabar. Menurutnya, meski sebaran Covid-19 di Kota Yogyakarta sudah semakin melandai, semua pihak harus waspada, khususnya jelang liburan akhir tahun ini. 

"Apalagi ini bentar lagi ada libur Nataru juga, semua daerah jadi (PPKM) Level 3. Sabar dulu, kita pantau situasi, semoga bisa menggelar PTM lebih luas lagi, ya, tapi setelah bulan Januari, kalau sekarang kita belum bisa," jelasnya. 

Baca juga: Penderita Demam Berdarah Terus Bertambah, Dinkes Gunungkidul Sebut Belum Puncak Siklus

Lebih lanjut, mengenai Inmendagri yang meniadakan libur sekolah semester genap 2021, dan penundaan penerimaan rapor seusai tahun baru, Disdikpora Kota Yogyakarta siap melaksanakan, serta tidak mempermasalahkanya. 

"Ya, itu sedang kita koordinasikan bersama, karena sudah Inmendagri kan itu. Kita sedang koordinasikan bersama, ya, lagipula ada sinkronisasi se-DIY," terangnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved