PSIS Semarang vs PSS Sleman: Mahesa Jenar Pincang, Super Elja Wajib Manfaatkan
Sekadar informasi, Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang dipastikan tanpa 7 pemain andalannya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- PSS Sleman wajib memanfaatkan situasi PSIS Semarang yang kini tengah pincang, saat kedua tim bentrok pada lanjutan Liga 1 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/12/2021) malam.
Sekadar informasi, Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang dipastikan tanpa 7 pemain andalannya. Mereka yakni Alfeandra Dewangga Santosa dan Pratama Arhan Alief yang dipanggil ke Timnas, Fredyan Wahyu Sugiantoro yang masih menderita cedera hamstring.
Serta ada empat pemain yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning, antara lain, Eka Febri Yogi Setiawan, Bruno Silva, Fandi Eko Utomo, dan Jonathan Cantillana. Situasi ini wajib dimanfaatkan Super Elang Jawa, guna memperbaiki klasemen sementara di posisi 13 karena sebelumnya sempat menyentuh peringkat 10.
"Kita lihat pertandingan kemarin tidak bagus untuk semua kita, kita ada banyak komunikasi untuk saat ini karena untuk lebih serius, dan mengambil tanggung untuk tim dan Sleman fans," kata pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, Kamis (2/12/2021)
Di sisi lain Dejan menyebut sampai saat ini ada beberapa pemain PSS Sleman yang masih dalam pantauan medis, sehingga baru dapat dipastikan pemain yang dapat tampil besok pagi atau nanti malam.
Akan tetapi bagi pemain yang bakal masuk line up, Dejan berharap pemain tersebut dapat memberikan 100 persen untuk tim, dan tak hanya sekadar menunaikan kewajiban.
"Saat ini masih kita tunggu ada beberapa pemain yang dalam pantauan medis, dan nanti sampai malam atau pag nanti kita lihat siapa yang siap untuk pertandingan, karena kita harus pilih pemain benar-benar 100 persen siap. Kita para pemain, pelatih dan ofisial pasti kasih maksimum untuk pertandingan besok," katanya.
Pada kesempatan yang sama gelandang asing PSS Sleman, Juninho mengatakan sudah siap 100 persen untuk turun dalam laga yang diprediksi bakal berlangsung sengit itu, ia juga bertekad untuk mencuri tiga poin dari Laskar Mahesa Jenar.
"Kita tetap fokus dan kuat, dan pasti kita kasih maksimum untuk dapat menang lawan PSIS. saya siap dan tidak masalah, kita bekerja bersama dengan tim, tidak penting siapa yang memasukan karena kita bermain bersama, tentu jika kalah juga bersama-sama," ujarnya.
Adapun saat ini, PSIS Semarang membutuhkan tambahan tiga poin untuk tetap berada di deretan lima besar klasemen sementara Liga 1. PSIS bercokol di posisi ke lima dengan koleksi 24 poin, sangat rawan disalip beberapa tim yang berada di posisi di bawahnya.
Sementara itu, Head Coach PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengatakan timnya tidak terlalu risau dengan hilangnya banyak pilar inti.
"Persiapan PSIS sama seperti pertandingan sebelumnya kelemahan di pertandingan kemarin sudah diperbaiki. Hanya, kita terkendala pemain yang harus absen karena hukuman akumulasi," kata Imran.
"Tapi saya punya pemain tidak hanya sebelas tapi tiga puluh pemain kita siap untuk laga besok," kata Imran.
Terkait hilangnya banyak pemain terutama absennya Bruno Silva, Imran memastikan tak akan melakukan perubahan formasi.
Hanya saja, ia akan menggeser beberapa posisi pemain. Seperti contoh, Hari Nur Yulianto yang diproyeksikan sebagai penyerang tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mario-maslac-pss-sleman.jpg)