Breaking News:

Pemerintah Pastikan Tempat Wisata Boleh Buka Selama Masa Libur Nataru, Ini Syarat dan Ketentuannya

Tempat wisata tetap diperbolehkan buka selama penerapan PPKM level 3 serentak pada masa libur Natara, 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Suasana Pantai Baron di Gunungkidul saat hari pertama pembukaan wisata dengan Uji Coba Terbatas, Rabu (20/10/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tempat wisata diperbolehkan buka selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Namun dengan syarat yakni penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat dan pembatasan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menerangkan instrumen regulasi utamanya akan diatur dalam Inmendagri, kementerian dan lembaga lainnya termasuk Kemenparekraf menerbitkan surat edaran tentang kebijakan operasional yang merujuk pada Inmendagri.

"Kemenparekraf telah menyusun draf surat edaran sebagai tindak lanjut Inmendagri tentang Aktivitas Usaha dan Destinasi Wisata Pada Saat Perayaan Natal dan Tahun baru 2021 –2022," ucap Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Wacana PPKM Level 3 di DI Yogyakarta Saat Nataru, PT TWC Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Baca juga: Tak Ada Penyekatan saat PPKM Level 3 Serentak di Masa Nataru, Polri Akan Tetap Bangun Pos Pengawasan

Sandiaga berujar, Surat Edaran (SE) tersebut ditujukan kepada para kepala daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota) serta para Ketua Asosiasi Usaha Pariwisata untuk dapat mendukung sosialisasi, penerapan serta melakukan pengawasan dan pengendalian kebijakan aktivitas usaha dan destinasi wisata selama perayaan natal dan tahun baru 2021-2022.

Substansi pengaturan SE tersebut di antaranya memuat :

a) Penegasan aktivitas jenis usaha dan tempat / destinasi wisata pada saat perayaan natal dan tahun baru 2021 / 2022 yang merujuk pada pengaturan waktu operasional, kapasitas pengunjung dan penerapan protokol kesehatan pada status PPKM Lavel 3 yang telah diatur dalam Inmendagri

b) Pelarangan perayaan malam pergantian tahun baru pada tanggal 31 Desember 2021 - 1 Januari 2022.

c) Penerapan protokol kesehatan dan pengunaan aplikasi Peduli Lindungi

Menparekraf RI Sandiaga Uno (kanan) bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta (tengah) saat kunjungan ke Desa Wisata Nglanggeran, Senin (11/10/2021).
Menparekraf RI Sandiaga Uno (kanan) bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta (tengah) saat kunjungan ke Desa Wisata Nglanggeran, Senin (11/10/2021). (TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando)

"Beberapa entitas usaha yang beririsan dengan usaha pariwisata juga diatur oleh kementerian lainnya, kemenparekraf memperkecil ruang lingkup pengaturan untuk usaha penyediaan makan minum (restoran dan sejenisnya), tempat wisata/taman rekreasi dan tempat hiburan lainnya dan bioskop," tutur Sandiaga.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved