Inilah 4 Jenis Hadis Berdasarkan Penuturnya
Jenis-jenis hadis yang perlu dipahami salah satunya jenis hadis yang berdasarkan penuturnya. Apa saja jenis hadis itu?
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM – Hadis adalah segala perkataan, perbuatan, ketetapan, dan persetujuan Nabi Muhammad SAW.
Hadis menduduki posisi penting dan strategis dalam kajian-kajian keislaman.
Hal ini dikarenakan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Alquran.
Hadis diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria.
Jenis-jenis hadis yang perlu dipahami salah satunya jenis hadis yang berdasarkan penuturnya.
Apa saja jenis hadis itu?
Berikut 4 jenis hadis berdasarkan penuturnya:
1. Hadis Qudsi
Hadis Qudsi adalah hadis dinisbatkan kepada Allah.
Hadis Qudsi bersumber dari Allah Yang Maha Suci (Quddus/Qudsi).
Selain disebut hadis Qudsi, juga disebut hadits Ilahi dinisbatkan pada Ilah (Allah) dan juga disebut hadits Rabbani dinisbatkan pada Rabb (Allah; Penguasa) yang Maha Agung dan Luhur.
Meski hadis qudsi disebut hadis Ilahi atau juga hadis Rabbani karena bersumber dari Allah SWT, namun hadis Qudsi bukanlah Alquran.
Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi dalam kitab Tanwir al-Qulub halaman 551 menjelaskan;
والحديث القدسي أنزل عليه بغير واسطة الملك غالبا بل بالهام أو منام إما باللفظ والمعنى وإما باللفظ فقط يعبر عنه النبي صلى الله عليه و سلم بألفاظ من عنده و ينسبه اليه تعالى لا للتعبد بتلاوته ولا للإعجاز.
“Hadis Qudsi adalah wahyu yang di turunkan kepada Nabi Muhammad dengan tanpa perantara malaikat melainkan dengan ilham atau mimpi. Ada kalanya hadis Qudsi itu turun berupa lafadz dan maknanya dan adakalanya lafadznya saja dan kemudian Nabi sendiri yang mengungkapkan dengan beberapa lafadz dari dirinya sendiri yang di nisbahkan kepada Allah dan membaca hadis Qudsi tersebut tidak dianggap ibadah dan juga tidak mengandung mukjizat”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-al-quran-9421.jpg)