Liga Champions
Rating Pemain AC Milan Saat Dijamu Atletico, Romagnoli, Tonali, Kessie, Ibrahimovic, Messias
Junior Messias, pada usia 30 tahun ia membuat penampilan pertamanya di kompetisi dan mencetak gol kemenangan dengan sundulan yang indah.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Pemain asal Brasil, Junior Messias tampil di markas Atletico Madrid sebagai penyelamat AC Milan. AC Milan mengalahkan Atletico Madrid 1-0 dengan gol dari Messias dan mempertahankan harapan mereka untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021-2022.
Laga Atletico Madrid vs AC Milan yang dihelat pada Kamis dini hari (25/11) dini hari WIB di Stadion Wanda Metropolitano Stadium, akhirnya dimenangkan tim tamu dengan skor 0-1. Satu-satunya gol kemenangan AC Milan tercipta pada menit ke-87 melalui sundulan Messias, yang mengawali laga dari bangku cadangan.
Dengan hasil ini, Rossoneri, julukan AC Milan, kini mengumpulkan 4 poin dan terus memenuhi harapannya untuk mencapai 16 besar Liga Champions.
Milan mendapat bantuan dari pertandingan di Anfield, di mana Porto kalah 0-2 dari pemimpin Grup B Liverpool. Sebelum memulai gim kelima, Atletico yang sudah mengumpulkan 4 poin, menempati peringkat ketiga klasemen, satu tingkat di bawah Porto (5 poin). Di sisi lain, Milan berada di dasar Grup B karena hanya mencetak satu poin.
Atletico dan AC Milan sama-sama dihadapkan dengan misi wajib menang dalam matchday kelima Liga Champions.
Kemenangan akan terus menghidupkan asa Atletico meraih tiket ke 16 besar tanpa perlu bergantung kepada hasil laga lain.
Sementara itu, AC Milan butuh raihan hasil sempurna di Wanda Metropolitano sembari berharap Porto tak meraih kemenangan kala bertandang ke markas Liverpool.
Jalannya pertandingan, kedua tim saling bergantian melakukan serangan. Akan tetapi, peluang pertama lebih dulu diciptakan tim tuan rumah melalui tendangan kaki kanan De Paul pada menit ke-3 yang masih melebar.
Dua menit berselang, Brahim Diaz dari AC Milan berhasil menerobos pertahanan Atletico sebelum melepaskan tendangan kencang yang masih melebar dari gawang.
Pada awal pertandingan penguasaan bola justru lebih banyak untuk AC Milan. Mereka bahkan mampu mengurung pertahanan Atletico dari tengah lapangan.
Pemain yang tampak signifikan di babak pertama ini adalah Brahim Diaz. Pergerakannya sebagai Playmaker AC Milan selalu dapat merepotkan pertahanan tim tuan rumah. Namun sayang setiap umpanan akhirnya kerap tidak menemukan Giroud di kotak penalti.
Pertandingan ini nampaknya membuat kedua pelatih gemas. Mereka terlihat menunjukkan gestur mulai dari loncat-loncat, ekspresi kecewa, hingga pergerakan memprotes wasit dilakukan di pinggir lapangan.
Sampai menit akhir, kedua tim masih sama-sama buntu. Tensi permainan terbilang panas namun kedua tim selalu tidak efektif melancarkan serangan di kotak penalti lawan. Skor masih 0-0.
Usai turun minum, Atletico Madrid memiliki serangan yang lebih baik dibanding babak pertama. Menit ke-48 pun sudah bisa dimanfaatkan Thomas Lemar untuk mengutak-atik bola di depan kotak penalti lawan dan mengakhirinya dengan tendangan keras.
Memasuki pertengahan babak, AC Milan terlihat lebih berambisi ingin membuka keunggulan lebih dulu. Mereka mampu menyerang mulai dari garis pertahanan Atletico. Tak jarang juga berhasil merebut bola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/atletico-madrid-0-1-ac-milan-rossoneri-buka-peluang-lolos-ke-babak-16-besar.jpg)