Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi RI

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2022 Bakal Meroket, Ini Prediksi BI dan Risiko yang Membayangi

pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan meroket ke 6,8% yoy, menurut lembaga pemeringkat. Bagaimana perkiraan Bank Indonesia

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Pixabay.com / Gerd Altmann
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia pada 2022 diprediksi lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Menurut perkiraan Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi 2022 berada di kisaran 4,7% yoy hingga 5,5% yoy.

Nilai pertumbuhan ekonomi di Indonesia tersebut diprediksi akan lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 4,6% yoy hingga 5,4% yoy. Walau terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi, risiko yang berpotensi membayangi perlu menjadi perhatian.  

Perkiraan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tersebut diungkap sejumlah lembaga termasuk di antaranya adalah BI. Bank Indonesia (BI) makin optimistis akan prospek pertumbuhan ekonomi di tahun 2022, dikutip Tribun Jogja dari laman kontan.

Menurut perkiraan Gubernur BI Perry Warjiyo, pertumbuhan ekonomi 2022 berada di kisaran 4,7% yoy hingga 5,5% yoy. Ini lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 4,6% yoy hingga 5,4% yoy.

BI bukan satu-satunya lembaga yang memandang optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan meroket ke 6,8% yoy.

Meski ada peluang untuk tumbuh tinggi pada tahun depan, Fitch Ratings tetap memperingatkan adanya risiko yang membayangi prospek perekonomian.

“Masih ada risiko terkait dengan evolusi dari pandemi Covid-19,” tutur Fitch Ratings dalam laporannya.

Ke depan, Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa berada di kisaran 6% yoy selama beberapa tahun ke depan. Hal ini seiring dengan kesenjangan output negatif akibat pandemi mulai menurun.

Selain itu, berdayanya pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh reformasi struktural yang mendongkrak investasi berupa Undang-Undang Cipta Kerja.

Sementara itu, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 202 bisa tumbuh di kisaran 5,1% yoy hingga 5,4% yoy.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved