Guru Honorer Sleman Minta Dipermudah dalam Mendaftar CPNS

Kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Sleman sudah baik. Hal itu karena ada insentif dari Pemerintah Kabupaten Sleman.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Sleman sudah baik. Hal itu karena ada insentif dari Pemerintah Kabupaten Sleman.

Ketua Forum Honorer Kategori 2 Kabupaten Sleman, Eka Mujianta mengatakan guru honorer K2 mendapat insentif yang sudah diterima oleh para guru.

Insentif tersebut diterimakan setiap tiga bulan sekali.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Minyak Goreng di Sleman Mulai Naik

"Untuk kesejahteraan, kami mengajukan dan sudah difasilitasi. Kalau K2 yang jamnya sudah terpenuhi itu dapat Rp 1,2 juta. Kalau tidak terpenuhi dapat Rp 750 ribu setiap bulan, tetapi diterimakannya tiga bulan. Tetapi kemarin diterima dua bulan sekali," katanya, Kamis (25/11/2021).

Ia mengungkapkan ada lebih dari 1.000 guru honorer di Kabupaten Sleman, tetapi kesejahteraan guru meningkat setelah ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Saat ini ada sekitar 100-an guru yang belum menjadi PPPK.

"Ada yang karena ijazahnya tidak linier, sehingga tidak bisa mendaftar PPPK," ungkapnya.

Ia berharap agar guru honorer dan tenaga pendidik yang sudah lama mengabdi bisa dipermudah dalam mendaftar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun PPPK.

Terpisah, Guru Honorer di salah satu SMP di Sleman, Rahmad Eko S (24) mengaku gajinya sebagai guru honorer sudah mencukupi.

Haknya sebagai pengajar pun selalu terpenuhi.

"Kurang lebih lima bulan ini mengajar. Sejauh ini tidak ada perbedaan antara guru honorer maupun tidak, semua dipandang sama. Alhamdulilah sekolah sudah memberikan hak sesuai ketentuan yang berlaku saat ini," ujarnya.

Baca juga: Dispuspa Kabupaten Magelang Menjadi Kearsipan Terbaik Se-Jateng, Bupati Minta Ini

Menurut dia, saat ini guru memiliki tantangan yang besar. Hal itu karena pendidikan tatap muka dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Ia menilai kegiatan belajar mengajar saat ini menjadi tantangan tersendiri.

"Tantangannya sekarang bagaimana menumbuhkan semangat belajar anak-anak dalam konsisi pandemi. Apalagi saat ini pembelajaran masih terbatas, ada yang mash daring. Itu jadi tantangan juga karena anak-anak kebanyakan tidak mengirim tugas," lanjutnya.

Sebagai guru honorer, ia berharap dipermudah saat mendaftar CPNS. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved