Breaking News:

DPRD Kabupaten Magelang Ajak Masyarakat Aktif Berpolitik

Masyarakat perlu berpolitik untuk ikut menentukan kebijakan yang meskipun melalui perwakilannya

Ist
Kegiatan Pendidikan Politik dan Pokok-Pokok Pikiran Anggota DPRD Kabupaten Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Partisipasi politik masyarakat bisa menentukan kesejahteraan mereka. Masyarakat perlu berpolitik untuk ikut menentukan kebijakan yang meskipun melalui perwakilannya.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Magelang, Prihadi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Politik dan Pokok-Pokok Pikiran Anggota DPRD Kabupaten Magelang yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magelang.

Dalam kegiatan yang bertema Koordinasi dan komunikassi Politik dalam Rangka Membangun Pengetahuan dan Kesadaran Politik Masyarakat untuk Berpartisipasi dalam Proses Demokrasi itu, Prihadi memaparkan materi berjudul Aktualisasi 4 Pilar Kebangsaan dalam Dimensi Kehidupan.

"Kalau masyarakat tidak mau berpolitik, maka nantinya negara mau dipimpin siapa? Kalau orang baik tidak berpolitik, maka akan jatuh kepada orang-orang yang mengambil keuntungan sendiri atau golongan. Karena itulah, orang baik juga perlu terjun ke politik," katanya, Rabu (24/11/2021).

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini memaparkan partisipasi politik bisa dilakukan di tingkat terkecil yaitu pemilihan kepala desa (pilkades). Jika warga tidak mau menjadi kepala desa maupun perangkat desa maka mereka yang akan memimpin dan menjalankan pemerintahan di desa adalah warga yang bersedia, bukan warga yang berkualitas.

Hal itu pula yang akan terjadi pada jenis pemilihan bupati, gubernur, presiden serta dewan perwakilan rakyat (DPR) dan di daerah (DPRD). Karenanya, Prihadi mengajak masyarakat tidak apatis tetapi berpartisipasi dalam politik.

"Nanti endingnya, jika mau partisipasi, maka bisa ikut menentukan kebijakan meskipun melalui anggota dewan atau endingnya untuk dirinya melalui anggota dewan yang memperjuangkannya," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli pada politik. Warga bisa mengambil peran di bidang politik melalui peran sekecil apapun. Ia mencontohkan melalui kumpulan rukun tetangga (RT).

Bagi warga yang ingin mulai terjun ke politik, menurutnya perlu dilakukan dari saluran politik terendah, yaitu dengan cara aktif di kumpulan RT. Forum tersebut akan menentukan kebijakan di level terendah. Selanjutnya, jika sudah aktif maka perlu meneruskan di tingkat desa hingga kecamatan. Jika seseorang sudah aktif hingga tingkat kecamatan, akan dikenal banyak orang, sehingga bisa bersiap masuk ke partai politik. Di dalam parpol, ia bisa mematangkan kemampuannya dengan cara terus belajar.

Prihadi menambahkan partisipasi politik di Kabupaten Magelang, jika dilihat dari parameter tingkat pemilih sudah tinggi karena mencapai 80%, melebihi target partisipasi politik nasional yang sebesar 77,5%. Meski demikian, partisipasi politik masyarakat terlu ditingkatkan.

"Pasti ada kurang dan lebihnya. [Partisipasi politik] Perlu diperbaiki mulai dari penyelenggara yaitu KPU, pengawas yaitu Bawaslu dan stakeholder lain. Hak dan kewajiban warga juga semua harus diperbaiki," katanya. (ADV)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved