Lima Buku George Orwell yang Mesti Kamu Miliki Wajib Baca
Nama George Orwell di kalangan pembaca buku tak asing lagi terlebih para pencinta karya sastra
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Kemudian, buku ini pertama kali terbit pada 8 Juni 1948 juga buku kesembilan serta buku yang terakhir disajikan Orwell sampai hayatnya menjemput.
Cerita yang disajikan Orwell dalam novel ini mengimajinasikan masa depan tepatnya pada tahun 1984. Sebagaimana ketika hampir seluruhnya dunia telah terjatuh dalam peperangan tiada akhir, pengintaian besar-besaran oleh pemerintah di mana-mana, sejarah dimanipulasi, dan juga propaganda.
Buku ini sanggat menarik untuk kamu baca, bagaimana sosok Orwell berdialog dengan masa depan di tahun 1984. Juga relevan dengan kondisi kontemporer.
3. Down and Out in Paris and London
Karya berikutnya dari Orwell yang mesti kamu baca, yaitu Down and Out in Paris and London terjemahan bahasa Indonesianya: Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London. Terbit pada tahun 1933.
Melalui karya pertamanya ini menggunakan nama pena George Orwell membuat ia ke kancah sastra Inggris, juga pada akhirnya kancah dunia.
Dalam buku ini, Orwell menuliskan tentang pengalaman hidup miskin di Paris, lalu di Inggris. Dua tema yang disajikan Orwell dalam buku ini, yaitu kemiskinan di dua kota.
Targetnya kepada audiens kelas ekonomi menengah dan ekonomi atas yang notabene berpendidikan mengekspos kemiskinan di dua kota makmur Paris dan London.
Sebagaimana di Paris Orwell kerja kasual di restoran dapur dan di London Orwell hidup di pinggiran. Buku ini cocok bagi kamu yang ingin mengenal hidup orang cilik melalui buku.
4. Burmese Days
Tak kalah penting dengan karya-karya sebelumnya, Orwell, dalam buku Burmese Days menerbitkan kali pertama novelnya tersebut.
Dalam Novel pertamanya ini, Orwell, menyajikan potret sisi gelap dari Raja Inggris.
Berlatar belakangkan di Burma Inggris selama hari-hari memudar kekaisaran, dan ketika Burma diperintah dari Delhi untuk sebagai bagian dari India.
Novel pertama Orwell ini diterbitkan pada tahun 1934. Menarik untuk dibaca juga dan dipahami pesan yang ingin disampaikan Orwell.
5. A Clergyman’s Daughter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gambar-orwell.jpg)