Serie A
AC MILAN: Selamat Tinggal Franck Kessie dan Mengapa Harus Renato Sanches
Rossoneri disebut berpeluang mendapatkan Renato Sanches dari Lille pada bursa transfer musim dingin Januari 2022 nanti.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Gelandang 24 tahun itu bisa memperkuat lini tengah, mengingat dia bisa bermain di posisi poros ganda dengan baik.
“Dari Prancis saya diberitahu jika Milan mengajukan tawaran pada Januari, Renato Sanches pergi.
Terkait masa depan Franck Kessie di Milan, ia menyebut bahwa pendukung AC Milan harus merelakan kepergian pemain Pantai Gading itu.
“Kessie ditakdirkan hanya menjadi kenangan, kedua pihak masih terlalu jauh dan bersikukuh pada posisi masing-masing.
“Untuk Renato Sanches, mungkin perlu mengeluarkan setidaknya € 25 juta, tetapi gaji 5,5 juta (kotor) terjangkau.
Sanches kalahkan Kessie
Sementara itu, ia pun mengemukakan hipotesis bahwa transfer Renato Sanches ke AC Milan adalah langkah yang tepat.
“Saya membuat pertimbangan ini: tahun lalu kami selalu mengatakan bahwa Kessie mendominasi lini tengah mana pun.
“Namun, satu-satunya yang gagal adalah ketika adalah melawan Lille yang di lini tengahnya ada Renato Sanches.
Dari laga tersebut, Sanches dianggap layak menjadi sosok yang akan berada di lapangan tengah pasukan Stefano Pioli.
“Ini adalah pertandingan yang saya ingat dengan baik dan itu menegaskan kepada saya betapa kualitas terbaik pemain Portugal itu.
Menurutnya, AC Milan saat ini butuh pemain tengah yang bepengalaman yang sepadan untuk menggantikan Kessie.
“Pada kenyataannya, saya takut itu hanya akan tetap menjadi ilusi. AC Milan baru-baru ini tidak merekrut pemain mapan, tetapi hanya pemain yang berkembang dan eksplosif.
“Katakanlah saya tidak akan terkejut jika lini tengah tahun depan terdiri dari Bennacer, Tonali, Bakayoko, Pobega, dan Adli.”
Strategi Paolo Maldini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/franck-kessie-dan-calon-penggantinya-di-ac-milan-renato-sanches.jpg)