Breaking News:

Saddam Emiruddin Gaffar Terancam Absen Membela PSS Sleman Hingga Hampir 1 Tahun Mendatang

Striker muda milik PSS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dipastikan bakal menepi cukup lama dari lapangan hijau akibat cedera anterior cruciate ligament

Dok PSS Sleman
Saddam Emiruddin Gaffar 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Striker muda milik PSS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dipastikan bakal menepi cukup lama dari lapangan hijau akibat cedera anterior cruciate ligament (acl) yang dideritanya.

Bahkan Saddam terancam absen membela Super Elang Jawa selama hampir satu tahun mendatang.

Menurut dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin menyatakan Saddam memerlukan waktu yang lama untuk memulihkan cedera ACL yang dideritanya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sebanyak 4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Ceper Klaten Sore Tadi

Apalagi cedera ini merupakan salah satu momok bagi pesepakbola atau atlet profesional yang dapat mengancam karirnya ke depan.

"Hasil MRI-nya menunjukan bahwa salah satu ligamen ACL terjadi robekan atau putus total dan menescus terjadi robekan walaupun tingkatannya masih satu atau dua. Untuk case pada Saddam diwajibkan tindakan selanjutnya yaitu artroskopi rekonstruksi ACL,” ujar pria yang akrab disapa Amin itu.

Striker bertubuh jangkung dengan postur 187 cm itu baru tercatat dua kali membela PSS Sleman di kompetisi Liga 1 Indonesia. Pertama saat menang 3-2 melawan Barito Putera pada tanggal 15 Oktober 2021 lalu, ia masuk sebagai pemain pengganti dan diberi kesempatan bermain 10 menit.

Kemudian saat PSS Sleman kalah dari Persib Bandung 2-4 pada 22 Oktober 2021 kemarin, Saddam juga masuk dari bangku cadangan dan mencatatkan waktu bermain selama 26 menit.

Amin melanjutkan, Saddam baru dapat berlatih dengan normal kembali saat dirinya memang sudah benar-benar pulih dari cedera, dengan rentan waktu sekitar delapan hingga 10 bulan.

“Namun hal tersebut tergantung dari controlling rasa traumatik masing-masing pemain. Jika bisa melakukan kontrol penuh terhadap traumatiknya tersebut dengan baik, waktu enam bulan sudah bisa kembali. Sebaliknya tidak mampu, membutuhkan waktu lebih lama lagi delapan hingga sepuluh bulan," jelasnya.

Sebetulnya performa Saddam sempat naik ketika dirinya baru saja membela Timnas Indonesia U19 lalu turut ambil bagian di skuat PSS Sleman untuk mengikuti Piala Menpora 2021 bulan Maret lalu.

Sepanjang turnamen pramusim itu, Sadda berhasil mencatatkan waktu bermain 201 menit dua diantaranya bermain sebagai pemain yang masuk 11 utama, dalam turnamen itu Saddam juga berhasil mencetak dua gol ke gawang Persib Bandung dalam dua pertemuan.

Baca juga: Deteksi Dini, Dokter RSA UGM Sebut Perokok Aktif dan Pasif Bisa Kontrol Adanya Kanker Paru-Paru

Selain Saddam pemain PSS lainnya yang menderita ACL ialah RIzza Fadhillah, pemain yang berposisi sebagai stoper asal Jawa Barat yang baru saja dipromosikan dari akademi PSS ke tim utama.

Dengan absennya Saddam di skuad Super Elang Jawa, praktis menyisakan Nemanja Kojic dan Hokky Caraka yang sama-sama memiliki posisi sebagai striker murni. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved