Breaking News:

Berita Kota Magelang Hari Ini

Pemkot Magelang Lakukan Tracing hingga Kecamatan untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Tracing menjadi indiktor penanganan Covid-19 yang perlu diperhatikan terutama di kalangan anak-anak atau pelajar.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Wali Kota Magelang Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz (Kanan) dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur (Kiri) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus gencarkan tracing atau pelacakan kontak erat pasien Covid-19 meskipun Kota Magelang sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. 

Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus aktif yang bisa menyebabkan terjadinya gelombang 3 penyebaran Covid-19.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz (Dokter Aziz) mengatakan, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes), tracing menjadi indiktor penanganan Covid-19 yang perlu diperhatikan terutama di kalangan anak-anak atau pelajar.

"Dari semua parameter, hanya satu yang harus dijaga yaitu tracing, harus memadai. Maka pakai uji petik karena dari pusat masih terbatas. Yang dikhawatirkan dari anak-anak karena (penyebaran Covid-19) kurang terdeteksi," terangnya, Selasa (09/11/2021).

Baca juga: Pemkot Magelang Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 di Tempat Umum untuk Memudahkan Masyarakat

Dalam kurun waktu terakhir, tidak ada tambahan kematian maupun kasus aktif Covid-19 baru. 

Ia pun meminta uji petik tracing menyebar di seluruh kecamatan di Kota Magelang, terutama terhadap pelajar yang sedang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan lagi adalah mobilitas warga yang mulai meningkat beberapa waktu terakhir. 

Bukan tidak mungkin, pihaknya akan melakukan penyekatan akses jalan protokol, maupun memberlakukan ganjil/genap plat kendaraan bermotor, untuk mengkontrol mobilitas warga.

"Masalah mobilitas warga ini sekarang sudah luar biasa. Harus diperhatikan lagi, entah nanti kita akan pakai barikade, atau ganjil/genap," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved