Mengenal Macam - Macam Air Untuk Kebutuhan Bersuci dalam Islam
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - air adalah bagian penting dalam kehidupan.
Manusia membutuhkan air untuk berbagai kebutuhan, seperti, memasak, minum, mencuci, mandi, beristinja', dan juga bersuci.
dalam kitab Fikih Imam Syafii terdapat penjelasan dan pembagian tentang air, diantaranya :
(فصل ) الماء قليل وكثير : القليل مادون القلتين ، والكثير قلتان فأكثر.
Air Untuk Bersuci
almaau Qoliilun Wa Katsiirun . Al-Qoliilu Maa Duunal Qullataini . Walkatsiiru Qullataani Fa Aktsaru
Dan air itu yaitu sedikit dan banyak . Yang sedikit adalah air yg kurang dari 2 kullah . Dan yang banyak yaitu 2 kullah atau lebih .
القليل يتنجس بوقوع النجاسة فيه وإن لم يتغير .
Al-Qoliilu Yatanajjasu Biwuquu'innajaasati Fiihi Wain Lam Yataghoyyar
Dan air yg sedikit menjadi najis ia dengan kejatuhan najis padanya walaupun tidak berubah rasa , warna , dan baunya .
والماء الكثير لا يتنجس إلا إذا تغير طعمه أو لونه أو ريحه.
Walmau Walkatsiiru Laa Yatanajjasu Illaa Idzaa Taghoyyaro Tho'muhu , Aw Lawnuhu , Aw Riihuhu
Dan air yg banyak tidaklah ia menjadi najis kecuali jika berubah rasa , atau warnanya , atau baunya .
2 Kullah bila diukur dengan liter yaitu 216 liter kurang lebih , bila diukur wadahnya yaitu 60 cm X 60 cm x 60 cm .
Air yang kurang dari 2 kullah menjadi musta'mal jika air bekas bersuci terkena percikan air basuhan yang pertama, karena basuhan yang pertamalah yang wajib.
Adapun bila air itu kurang dari 2 kullah maka lebih baik diambil dengan gayung, jangan langsung dimasukan dengan tangan secara langsung(dikobok) .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/air-22.jpg)