Breaking News:

Berita Bisnis Terkini

PHRI DI Yogyakarta Minta Kelonggaran Pembayaran PBB

PHRI DIY berharap ada kelonggaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dikarenakan kondisi hotel di DIY masih belum normal. 

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eriyono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) DIY berharap ada kelonggaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ).

Hal itu karena kondisi hotel di DIY masih belum normal. 

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan kondisi hotel belum pulih meskipun okupansi hotel relatif meningkat.

Selain itu beban operasional hotel masih tinggi, seperti untuk gaji karyawan, BPJS karyawan, dan lain-lain.

Baca juga: Meski LOS Meningkat, Hotel di DI Yogyakarta Masih Kesulitan Biayai Operasional

"Sementara sebentar lagi akhir tahun, kami harus bayar PBB. Padahal hotel baru mulai ramai kan tiga minggu ini. Desember tinggal menghitung hari, bagaimana kami akan membayar?" keluhnya, Rabu (03/11/2021).

"Kami masih memiliki beban hutang, bisa bertahan karena ambil dana cadangan. Kalau pajak hotel dan restoran kan sudah dibayar sama tamu, PBB yang belum,"sambungnya.

Saat ini Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan diskon pada hotel untuk PBB.

Hanya saja pembayaran tetap dilaksanakan pada Bulan Desember mendatang. 

"Kalau tetap di bulan Desember ya kami tidak sanggup," lanjutnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved