Breaking News:

Berita Bisnis Terkini

Meski LOS Meningkat, Hotel di DI Yogyakarta Masih Kesulitan Biayai Operasional

Mulai bergeliatnya pariwisata di Yogyakarta dinilai tidak berdampak signifikan untuk pengelola hotel.

Pixabay.com / Ming Dai
ilustrasi hotel 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah turun level.

Pariwisata juga sudah mulai dibuka secara terbatas.

Wisatawan pun mulai berdatangan ke DIY. 

Namun sayangnya hal tersebut tidak berdampak signifikan untuk pengelola hotel.

Baca juga: PPKM Turun ke Level 2, Okupansi Hotel di Yogyakarta Mulai Menggeliat

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan pengelola hotel masih kesulitan membiayai operasional hotel

Menurut dia meskipun okupansi hotel meningkat, pengelola juga tetap mengeluarkan biaya operasional yang tidak sedikit. 

"Kalau ada tamu yang menginap kan kami tetap harus membayar listrik dan lainnya. Belum operasional yang lain, pegawai, BPJS, PBB, dan lainnya. Ya sama saja meskipun udah lebih baik tapi ya masih belum baik-baik saja," katanya, Selasa (02/11/2021).

Ia menyebut lama tinggal di DIY saat ini pengaruhi oleh wisata sepeda.

Meski sempat turun, tren bersepeda kini kembali digemari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved