Breaking News:

Dua Hari Berturut-turut, Klaten Catatkan Nol Kasus Covid-19, Bupati Sri Mulyani Sampaikan Ini

Selama dua hari berturut-turut Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melaporkan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi baru Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui di RSUD Bagas Waras, Klaten, Selasa (2/11/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Selama dua hari berturut-turut Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melaporkan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi baru Covid-19 di wilayahnya.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Klaten pada Minggu (31/10/2021) dan Senin (1/11/2021) tidak ada penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Meski demikian, saat ini kasus aktif Covid-19 di Klaten masih terdapat 19 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi terpusat serta mandiri.

Baca juga: Belum Ada Kebijakan Khusus Saat Nataru, Sri Sultan Hamengku Buwono X Andalkan PPKM

"Dalam dua hari ini kita nol kasus dan saya memberi apresiasi pada Satgas Covid-19. Tapi hingga kini kita masih ada kasus aktifnya," ujar Bupati Klaten Sri Mulyani saat TribunJogja.com temui di RSUD Bagas Waras, Selasa (2/11/2021).

Meski mencatatkan nol penambahan kasus selama dua hari berturut-turut Mulyani meminta warga Klaten untuk tetap waspada dan disiplin menggunakan masker.

"Yang menjadi kewajiban kita saat ini memakai masker secara disiplin dan saat ini vaksinasi juga masih kita kebut," ulasnya.

Baca juga: Man United: Gelandang Terbuang MU Diincar Newcastle United

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Cahyono Widodo juga membenarkan selama dua hari tidak ada penambahan kasus baru di Klaten.

"Betul dua hari ini tidak ada penambahan kasus baru, kita harap bisa bertahan terus hingga daerah kita aman dari Covid," ucapnya.

Menurutnya, saat ini kasus kumulatif Covid-19 di Klaten berjumlah 34.801 kasus. Berdasarkan data itu, 31. 862 pasien diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

"Sebanyak 19 kasus aktif sedang menjalani perawatan dan 2.920 pasien meninggal dunia," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved