HALLOWEEN: Pria Jepang Berbaju Joker Lukai 17 Orang di Kereta Tokyo
Menurut Kantor Berita Kyodo, sebanyak 17 orang terluka saat mereka menuju pesta Halloween di kota itu.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Seorang pria berusia 24 tahun berpakaian seperti karakter Joker dari komik Batman menyerang penumpang di jalur kereta Tokyo pada Minggu malam.
Menurut Kantor Berita Kyodo, sebanyak 17 orang terluka saat mereka menuju pesta Halloween di kota itu.
Saksi mata mengatakan, pelaku menyemprotkan cairan bening di sekitar gerbong dan membakarnya.
Rekaman video menunjukkan penumpang melalui kereta melompat dari api dan memanjat keluar dari jendela kereta.
"Saya pikir itu adalah aksi Halloween," kata seorang saksi kepada surat kabar Yomiuri tentang serangan itu, dikutip Tribun Jogja dari BBC News.
"Lalu, saya melihat seorang pria berjalan ke arah sini, perlahan-lahan mengayunkan pisau panjang."
Serangan itu terjadi Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 20:00 waktu setempat atau 11:00 GMT atau 18:00 WIB di dekat stasiun Kokuryo, di pinggir barat kota.
Laporan media mengatakan pria itu ditangkap oleh polisi di tempat.
Menurut Kyodo, pelaku mengatakan kepada polisi bahwa dia menyukai karakter Joker dalam komik Batman.
Joker adalah penjahat super dalam komik dan musuh bebuyutan Batman.
Faktanya, film hit 2019 Joker yang dibintangi aktor Joaquin Phoenix menampilkan adegan kekerasan di mana ia menyerang beberapa pria di kereta setelah berulang kali dilecehkan oleh mereka.
Ini adalah adegan penting, awal dari karakter menjadi Joker.
Laporan media lokal mengatakan bahwa tersangka mengatakan kepada pihak tertentu bahwa dia ingin membunuh orang sehingga dia dihukum mati.
Kantor berita AP, mengutip Departemen Kebakaran Tokyo, mengatakan tiga dari yang terluka mengalami luka serius.
Media lokal melaporkan seorang pria tua tidak sadarkan diri setelah ditikam dalam serangan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kereta-api-di-mana-terjadi-serangan-di-stasiun-kokuryo-di-jalur-keio-chofu-tokyo-31-oktober.jpg)