Sinetron Ikatan Cinta

IKATAN CINTA Sabtu Malam Ini : Pesan Hartawan Untuk Mama Rosa Lewat Mimpi "Jangan Mudah Percaya"

IKATAN CINTA Sabtu Malam Ini : Pesan Hartawan Untuk Mama Rosa Lewat Mimpi "Jangan Mudah Percaya"

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia
Mama Rosa hadapi teror 

TRIBUNJOGJA.COM - Mama Rosa bermimpi diserang oleh orang kepercayaan Hartawan, mendiang suaminya. 

Di mimpi tersebut, Hartawan seolah memberi peringatan kepada Mama Rosa bahwa jangan mudah mempercayai orang terdekat sekalipun.

Mama Rosa pun mencoba mencerna firasat yang datang dari mimpi tersebut. 

Apa yang sebenarnya dimaksud Hartawan di mimpi tersebut. 

Soal Irvan, Mama Rosa sama sekali tak menaruh kecurigaan.

Padahal Irvan lah yang selama ini membuatnya dalam marabahaya.

Diceritakan sebelumnya, dendam kesumat merasuki Irvan. Tak hanya soal Jessica ia bakal terus melakukan teror kepada Mama Rosa.

Soal Reyna, Irvan juga tak terima. Elsa bakal menghadapi teror Irvan selanjutnya.

Baca juga: Ini Dia Profesi Pemeran Elsa Sebelum Dikenal di Sinetron Ikatan Cinta

Irvan menginterogasi Denis
Irvan menginterogasi Denis (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

 

Irvan menganggap, Elsa lah yang bertanggung jawab atas semua hal pahit yang menimpa Reyna selama ini.

Reyna bagi Irvan adalah segala galanya yang mewakili kakaknya Sofia yang sudah tiada.

Apa yang bakal dilakukan Irvan ke Elsa.

Akankah Reyna dan Andin bisa meluluhkan hati Irvan untuk tak balas dendam ke Mama Rosa ?

Diceritakan sebelumnya, Mama Rosa kembali menerima teror berupa sebuah bingkisan yang diantarkan seseorang dan diberikan kepada Kiki.

Ketika dibuka dihadapan Mama Rosa dan Irvan, ternyata berisi telur busuk dan foto keluarga Alfahri dengan nada ancaman.

Mama Rosa kembali syok dan heran dengan teror yang masih saja menimpa dirinya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved