Sakit Kepala Bagian Belakang Tanda Penyakit Apa? Ini Penjelasannya
Rasa nyeri belakang kepala dapat disebabkan oleh tension headache. Jenis sakit kepala itu terjadi akibat otot di sekitar kulit kepala leher menegang
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Sakit kepala bagian belakang tanda penyakit apa? Untuk menjawab pertanyaan ini berikut penjelasannya.
Sakit kepala bagian belakang lazim dialami kebanyakan orang. Mengutip dari Web MD (webmd.com), rasa nyeri di belakang kepala dapat disebabkan oleh tension headache.
Jenis sakit kepala itu terjadi akibat otot di sekitar kulit kepala dan leher menegang. Ada beberapa faktor yang memicu kemunculan tension headache.
Mulai dari stres, rasa lapar, cemas, depresi, dan lain sebagainya.
Jika faktor itu terus Anda alami, frekuensi sakit kepala akan meningkat. Selain tension headache, masih banyak penyebab lain yang dapat menimbulkan sakit kepala.
1. Postur Tubuh yang Buruk
Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk, dapat mengganggu kondisi otot dan saraf di sekitar leher, rahang, pundak, dan kepala. Itulah yang menyebabkan sakit kepala belakang terjadi. Jika diperlukan, Anda perlu menjalani terapi fisik untuk memperbaiki postur tubuh Anda.
2. Artritis
Sakit kepala juga bisa disebabkan karena penyakit artritis. Web MD mengatakan, kondisi itu terjadi akibat artritis yang berada di vertebra pertama, kedua, dan ketiga tulang belakang. Perubahan struktur tulang dan pembuluh darah di otak yang membengkak pun dapat menimbulkan kondisi yang sama.
Jika Anda mengalami hal tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Nantinya, ada beberapa tes yang perlu Anda jalani agar dokter bisa lebih mudah dalam mendiagnosa. Biasanya, beberapa obat akan diberikan untuk Anda, seperti obat antiinflamasi atau pelemas otot.
Baca juga: Ciri-ciri Sakit Kepala yang Membutuhkan Perawatan Medis : Jangan Sampai Terlambat!
Baca juga: 7 Penyebab Umum Munculnya Sakit Kepala Berdenyut Saat Bangun Pagi
3. Neuralgia Oksipital
Meski jarang terjadi, sakit kepala belakang dapat disebabkan karena saraf oksipital yang terluka atau meradang. Tak hanya di belakang kepala, rasa sakit dapat menjalar ke bagian belakang telinga. Anda bisa mengatasi sakit kepala itu dengan konsultasi ke dokter, memakai kompres hangat, atau memijatnya kepala secara perlahan.
4. Sakit Kepala Servikogenik
Banyak orang yang merasa sakit kepala servikogenik di belakang kepala. Padahal, kondisi itu sebenarnya terjadi di leher bagian belakang. Umumnya sakit kepala terjadi karena gangguan pada tulang atau jaringan di sekitarnya, seperti tumor, infeksi, dan patah tulang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tips-mengatasi-sakit-kepala.jpg)