Liga 2 2021/22: Diduga Terlibat Pengaturan Skor, Pelatih dan Pemain Perserang Dipecat
Adapun kelima pemain yang dimaksud adalah EDS, FE, EJ, dan AIH, sedangkan pelatih adalah PW.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM- Lantaran diduga terlibat dalam praktek pengaturan skor di kompetisi Liga 2 2021/22, manajemen Perserang memutuskan memecat pelatih serta 5 pemain.
Dilansir dari laman Kompas, praktek pengaturan skor (match-fixing) itu dilakukan saat melawan beberapa tim pada babak penyisihan Grup B Liga 2 2021.
"Pertama, kami akan terima laporan dari manajemen Perserang. Setelah itu, kami akan selidiki dan panggil terlebih dahulu para terlapor untuk dimintai keterangan. Ini tentu akan masuk ranah Komite Disiplin," tutur Yunus Nusi menjelaskan.
Menurut PSSI, segala unsur pengaturan skor, termasuk suap-menyuap, merupakan bentuk kejahatan sepak bola.
Oleh karena itu, Komite Disiplin PSSI memastikan bahwa setiap pelaku pengaturan skor akan mendapat hukuman berat.
"Jika terbukti ikut melakukan pengaturan skor, pasti hukumannya berat. Karier sepak bolanya akan habis," ujar Ketua Komite Disiplin PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing.
"Komdis akan bergerak cepat untuk menuntaskan permasalahan ini. Kami juga mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai fakta," tutur Erwin Tobing.
Sejauh ini, Perserang yang tergabung di Grup B Liga 2 2021 sudah menjalani lima pertandingan. Mereka mencatat satu kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan.
Perserang meraih kemenangan saat bersua PSKC Cimahi (2-1) pada laga pertama fase grup, akhir September lalu. Sementara itu, mereka memetik hasil imbang ketika bertemu RANS Cilegon FC (0-0) pada 12 Oktober 2021.
Adapun tiga kekalahan yang diderita Perserang lahir saat berhadapan dengan Martapura Dewa United (0-2), Persekat Tegal (1-3), dan Badak Lampung FC (1-4).
Perserang tertahan di peringkat keempat klasemen Grup B Liga 2 2021. Mereka mengantongi empat poin dari lima laga dan tertinggal 11 angka dari Martapura Dewa United selaku pemimpin klasemen.
Di tengah perjalanannya, Perserang menghadapi dugaan pengaturan skor yang dilakukan oleh pelatih dan lima pemainnya. Terkait dugaan tersebut, manajemen Perserang bertindak cepat dengan memecat pelatih dan lima pemain yang diduga terlibat pengaturan skor.
Perserang juga sudah melaporkan dugaan tersebut kepada PSSI selaku induk sepak bola Tanah Air. Perserang memberi laporan berdasarkan sejumlah informasi, pengakuan, dan barang bukti yang ditemukan.
Manajer Perserang, Babay Karnawi, menjelaskan bahwa dugaan praktik pengaturan skor telah dilakukan oleh pihak luar dengan mengajak sejumlah pemainnya. Jibay, sapaan akrab Babay Karnawi, juga menyebut sejumlah pertandingan yang diduga terdapat unsur pengaturan skor.
Berdasarkan pernyataan Jibay, ada tiga laga yang telah dijalani Perserang dan diduga terdapat unsur pengaturan skor di dalamnya, yakni pertandingan melawan RANS Cilegon FC, Persekat Tegal, dan Badak Lampung FC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diduga-terjadi-praktek-pengaturan-skor-pelatih-dan-pemain-perserang-dipecat.jpg)