PSS Sleman
Soal Realisasi Tiga Tuntutan, BCS Beri Deadline ke Direksi PT PSS Hingga Siang Ini Pukul 13.00 WIB
Bupati Sleman sepakat akan melakukan tindakan dengan melayangkan surat untuk kedua pemegang saham mayoritas.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Lantaran tak kunjung mendapatkan jawaban soal realisasi tiga tuntutan, komunitas suporter klub PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) menggelar audiensi dengan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Jumat (15/10/2021) dini hari WIB.
Hal tersebut dilakukan lantaran tuntutan Sleman Fans belum mampu dipenuhi dewan komisaris dan pemegang saham mayoritas PT PSS.
Mengingat telah dilakukan penagihan janji yang disepakati hari ini.
Hari dimana sebelum Series 2 akan digelar, Jumat (15/10/2021) hari ini.
Adapun dalam tuntutannya, BCS mendesak tiga orang harus keluar dari PSS, mereka yakni Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo, pelatih Dejan Antonic, serta pemain Arthur Irawan.
"Bupati Sleman sepakat akan melakukan tindakan dengan melayangkan surat untuk kedua pemegang saham mayoritas. Bapak Agus dan Ibu Effy untuk dapat duduk bersama membahas dan merealisasikan tiga tuntutan," cuit akun BCS lagi.
Dalam cuitannya, BCS berharap ada titik terang berupa rilis resmi.
"Kami memberikan deadline hingga pukul 13.00 WIB hari ini," cuit akun Twitter komunitas suporter yang menghuni tribun selatan Stadion Maguwoharjo tersebut.
BCS juga lantang menyuarakan mosi tidak percaya menyusul tuntutan mereka yang tak kunjung dijawab oleh manajemen PT Putra Sleman Sembada (PSS).
Sebagaimana diketahui, permasalahan antara suporter dan manajemen PT PSS bak benang kusut yang tak kunjung terurai.
Tuntutan memecat pelatih kepala, Dejan Antonic, menyusul jebloknya performa Laskar Sembada tak kunjung dapat jawaban melegakan, sebaliknya polemik justru kian melebar.
"MOSI TIDAK PERCAYA!," cuit akun Twitter BCSXPSS_1976, Kamis (14/10/2021) pukul 23.05 WIB.
"Genting. PSS Sleman kini kian menjauh. Gejolak dalam akar rumput menumbuh tak terbendung. Akumulasi permasalahan di tubuh klub yang tak kunjung usai justru semakin menguatkan tiga tuntutan Sleman Fans,"
"Petak umpet. Kemanapun juga kami datangi, kami cari PSS Sleman kami.
Dari Sleman ke Bandung lalu Jakarta. Acuh, tiada berpulang pasca seri pertama. Berdalih seri kedua akan berlangsung di Jakarta. Tanpa mampir, PSS bertolak ke Surakarta,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/soal-realisasi-tiga-tuntutan-bcs-beri-deadline-ke-direksi-pt-pss-hingga-siang-ini-pukul-1300-wib.jpg)