Kabupaten Gunungkidul

Gelar Vaksinasi, Dinkes Gunungkidul Bebaskan Warga Pilih Jenis Vaksin Covid-19

Pendaftaran dibuka setiap Rabu dan Kamis dengan skema nomor antrean yang dibatasi maksimal 500 orang, untuk satu kali pelaksanaan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Warga menerima suntikan vaksin Covid-19 di Kantor Dinkes Gunungkidul, Jumat (15/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaksanakan vaksinasi Covid-19 tersendiri pada Jumat (15/10/2021).

Uniknya, peserta diperkenankan untuk memilih sendiri jenis vaksin yang diinginkan.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pelaksanaan tersendiri sengaja dilakukan demi mengejar capaian vaksinasi Covid-19.

"Kami tambah seperti ini supaya lebih cepat capaiannya," jelas Dewi di kantornya pagi ini.

Pelaksanaannya dilakukan setiap hari Jumat saat jam kerja.

Baca juga: Dinkes Gunungkidul Respon Ucapan Gubernur DIY Soal Capaian Vaksinasi COVID-19 Rendah

Demi meminimalisir kerumunan, pendaftaran dibuka setiap Rabu dan Kamis dengan skema nomor antrean yang dibatasi maksimal 500 orang, untuk satu kali pelaksanaan.

Menurut Dewi, setidaknya ada empat jenis vaksin yang disediakan dan bisa dipilih masyarakat.

Antara lain Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, dan Moderna.

"Jadi masyarakat kami berikan pilihan tersebut, tentu selama persediaan masih ada," ujarnya.

Meski bisa memilih, Dewi mengatakan rekomendasi tetap diberikan petugas pada peserta.

Seperti bagi remaja umur 12-18 tahun harus Sinovac sesuai uji klinis yang dilakukan, sedangkan untuk 18 tahun ke atas bisa memilih dari 3 jenis lainnya.

Meski bisa memilih, ia tetap menegaskan bahwa semua vaksin Covid-19 memiliki manfaat yang sama.

Banyaknya pilihan lebih dikarenakan upaya pemerintah untuk mengejar capaian herd immunity.

Baca juga: Vaksinasi di Bantul dan Gunungkidul Rendah, Sri Sultan HB X: Kalau Jam 12 Bubar Nggak Bakal Selesai

"Sebab kalau hanya satu jenis, tentu produsennya tidak akan mampu. Maka pemerintah menyediakan banyak jenis," kata Dewi.

Seorang warga yang ikut mendaftar vaksinasi Covid-19 di Dinkes Gunungkidul adalah Feli, warga asal Pedukuhan Kajar, Kalurahan Karangtengah, Wonosari.

Ia memilih Sinovac untuk dosis pertamanya.

Menurutnya, pemilihan Sinovac merupakan hasil rekomendasi dari petugas kesehatan.

Apalagi ia juga dalam kondisi menyusui anak.

"Awalnya saya mau AstraZeneca, tapi karena jarak tunggunya sampai 3 bulan, akhirnya ambil Sinovac," ujar Feli.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved