Breaking News:

Pemkab Bantul Siapkan Reward Berupa Dana Insentif ke Kalurahan yang Berprestasi

Pemerintah Kabupaten Bantul akan memberikan dana insentif ke kalurahan atau desa sebagai reward atas pencapaian inovasi yang dihasilkan.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memberikan pengarahan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul akan memberikan dana insentif ke kalurahan atau desa sebagai reward atas pencapaian inovasi yang dihasilkan.

Dalam Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Dana Insentif Kalurahan dan Launching Bantul Bersama (Bantul Bersih Sampah 2025), Selasa (12/10/2021), Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berpesan agar seluruh kalurahan di Bantul dapat memiliki program kerja untuk kesejahteraan masyarakat.

Bupati Bantul mengungkapkan bahwa kalurahan berdasarkan Undang-Undang Desa, ini memiliki kewenangan yang luar biasa.

Baca juga: Sebanyak 30 Penyandang Disabilitas di Kota Magelang Mendapat Bantuan Kemensos RI

Yakni Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan Pembangunan desa, Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pembinaan Kemasyarakatan Desa.

"Oleh karena itu saya melihat kedepan desa ini akan bertransformasi menuju organisasi yang besar dengan kewenangan dan anggaran yang semakin besar pula," ujarnya di acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Dafam Rohan dan diikuti oleh Lurah dan Panewu se-Kabupaten Bantul, Bumkal (badan usaha milik kalurahan) dan OPD terkait.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan dengan berbagai kewenangan dan anggaran yang dimiliki kalurahan, ia ingin setiap kalurahan memiliki akuntabilitas kerja yang baik, memiliki inovasi yang bagus serta memiliki berbagai program kerja yang bisa mengarahkan masyarakatnya kepada kemandirian dan kesejahteraan.

Dengan demikian, ia menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan Pemkab Bantul memberikan reward atau penghargaan atas prestasi-prestasi yang telah mereka capai.  

"Reward ini akan kita kemas ke dalam dana insentif desa yang dapat mereka miliki apabila telah memenuhi kriteria," ungkapnya.

Adapun Bupati melanjutkan bahwa dana insentif desa ini akan diberikan kepada Kalurahan yang telah memenuhi lima kriteria yaitu tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa dan keuangan desa, pelayanan dasar, pengembangan ekonomi, pengelolaan sampah dan inovasi.

Baca juga: RAMALAN Kondisi Keuangan 12 Zodiak Rabu 13 Oktober 2021: Leo Sedang Boros

Dalam penilaiannya, akan diberlakukan sistem grade dari A hingga D. Bupati mencontohkan, kalurahan yang memperoleh nilai B akan mendapat dana insentif desa sebesar Rp 300 juta dan yang mendapat nilai A akan kita beri Rp 500 juta.

"Dengan demikian saya berharap potensi yang ada di kalurahan dapat dikembangkan dan permasalahan di desa dapat segera terselesaikan," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Halim Muslih juga meminta setiap kalurahan dan BUMKal untuk lebih fokus dalam pengelolaan sampah.

Bupati juga meminta setiap BUMKal untuk dapat mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang budaya bersih sampah. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved