Belum Dapat Pfizer, Pemkot Yogyakarta Tetap Andalkan Vaksin Sinovac, AzstraZeneca dan Moderna
Dinkes Kota Yogyakarta bakal memaksimalkan vaksin jenis Sinovac, AzstraZeneca dan Moderna untuk vaksinasi Covid-19
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta bakal memaksimalkan vaksin jenis Sinovac, AzstraZeneca dan Moderna guna menuntaskan penduduk yang belum terinjeksi vaksin Covid-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, menandaskan saat ini pihaknya memang belum mendapatkan alokasi vaksin Pfizer seperti beberapa daerah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tetapi, ia memastikan vaksin yang tersedia di storage masih sangat mencukupi untuk menyisir sisa warga yang belum tervaksin.
Baik karena penyintas yang masa sembuhnya kurang dari tiga bulan, atau yang punya komorbid.
"Masih cukup untuk menyasar warga yang belum mendapat vaksin karena kondisi tubuhnya itu. Jadi, nanti Sinovac, AstraZeneca dan Moderna yang kita habiskan dulu, kita belum dapat Pfizer," tandasnya, Senin (11/10/2021).
Lana pun tidak menampik meski Kota Yogyakarta sudah mendeklarasikan tuntas vaksin pada 7 Oktober 2021 lalu, masih terdapat sebagian kecil warganya yang belum terimunisasi.
Praktis, hingga saat ini proses vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta masih terus bergulir.
"Memang ada beberapa sasaran yang masih kami tunggu kondisinya baik dan bisa divaksin. Jadi tuntas vaksin itu untuk warga yang sehat dan bisa divaksin," ujarnya.
Lebih lanjut ia menandaskan, pihaknya belum mendapat informasi apapun terkait alokasi vaksin Pfizer untuk kota pelajar, meski beberapa daerah sudah menerimanya.
Karena itu, katanya, Dinkes Kota Yogyakarta pun akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
"Jadi memang kita belum tahu, nanti kami tanyakan dulu sama Kemenkes, apakah bisa (mendapat Pfizer) itu, untuk Kota Yogyakarta khususnya," pungkasnya. (*)