Breaking News:

Umbul Brondong Klaten Semringah Sambut Wisatawan, Pengelola: per Hari 300 Orang

Umbul Brondong, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali semringah menyambut wisatawan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Pengelola Umbul Brondong Klaten saat memeriksa sertifikat vaksin pengunjung wisata itu, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Umbul Brondong, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali semringah menyambut wisatawan.

Kunjungan ke objek wisata air itu kembali meningkat seiring dengan dibukanya seluruh wisata di Klaten setelah daerah itu turun ke PPKM Level 2.

Meski demikian, pengelola objek wisata tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat selama objek wisata itu dibuka.

Baca juga: Permohonan Dispensasi Pernikahan Usia Dini di DI Yogyakarta Meningkat Selama Pandemi

Pantauan TribunJogja.com di lokasi, Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, para pengunjung objek wisata itu disetop di pintu masuk dan kemudian diminta untuk menunjukan sertifikat Gvaksin.

Selain itu, para pengunjung diminta memperlihatkan aplikasi Peduli Lindungi.

Beberapa pengunjung yang belum di vaksin tidak diperkenankan untuk berwisata di objek wisata tirta tersebut.

"Kami membuka objek wisata ini sejak Klaten turun ke PPKM Level 2 pada 5 Oktober lalu. Kunjungan cukup ramai sejak saat ini," ucap Kepala Desa Ngrundul, Wahyu Widyanarko saat TribunJogja.com temui di objek wisata itu.

Menurutnya, sejak sepekan terakhir pihaknya telah memulangkan beberapa pengunjung yang tidak memenuhi kriteria saat berwisata ke Umbul Brondong.

"Kalau yang belum vaksin atau tidak memenuhi kriteria berwisata kita memang tidak mengizinkannya. Kita patuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan," ucapnya.

Sementara itu, Direktur BUMDes Karunia Sejahtera yang membawahi Umbul Brondong, Windratno mengatakan jika objek wisata air itu memiliki luas lahan sekitar 10 hektare.

Baca juga: Sejumlah Destinasi Wisata di Kulon Progo Terkendala Saat Ajukan Sertifikat CHSE

"Daya tampung objek wisata kita maksimal sekitar 1.500 pengunjung. Namun untuk saat ini kita hanya terima 300 wisatawan per hari," ulasnya.

Menurutnya, setiap wisatawan hanya bisa berkunjung selama 2 jam saja di objek wisata itu.

Terpisah seorang pengunjung, Nila Kartika (33) mengaku senang bisa berwisata kembali di Umbul Brondong karena wisata itu sudah lama tutup.

"Saya senang. Mudah-mudahan nanti kapasitasnya bisa ditambah dan lama kunjungan juga. Kalau 2 jam itu terlalu sebentar," jelasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved