Breaking News:

Sport

DIY Tambah Medali Emas di PON XX Papua Lewat Cabor Menembak oleh Hans Cristian

Atlet menembak DI Yogyakarta, Hans Cristian Pratama berhasil meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di nomor tembak reaksi

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Atlet menembak DIY, Hans Cristian saat mendapat medali emas di PON XX Papua. 

TRIBUNJOGJA.COM - Atlet menembak DI Yogyakarta, Hans Cristian Pratama berhasil meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di nomor tembak reaksi.

Bermain di Lapangan Tembak Silas Parepare AURI, Kabupaten Jayapura, Papua Kamis (7/10/2021) Hans berhasil mengungguli pesaing ketatnya perwakilan dari DKI Jakarta, Vincentius Djajadiningrat, dan Andrian dari Kalimantan Barat.

Seusai bertanding, Hans mengaku sebetulnya ketika dalam pertandingan ia merasa belum tampil dengan maksimal, lantaran kondisi iklim yang ada saat ini di Papua kurang mendukung.

"Jujur penampilan saya tidak yang paling baik, tapi saat ini di tanah Papua sudah penampilan terbaik yang bisa saya keluarkan. Dengan kondisi iklim, dan permukaan lapangan yang basah di hari kedua karena hujan, ini sudah yang paling maksimal,” katanya.

Baca juga: Terbang Layang Tambah Medali Emas DIY di Ajang PON XX Papua

Sejak awal, Hans menyatakan sebetulnya juara pertama bukanlah target yang sebenarnya.

Namun penampilan terbaiklah yang mestinya ia incar di ajang olahraga multievent ini.

"Karena sejak awal saya dan pelatih, yang kita incar bukan juara satu tapi tampil 100 persen. Sedangkan untuk hasil pasti sudah ada porsinya masing-masing," ujarnya.

Selanjutnya ia berharap pada PON tahun berikutnya cabor menembak dapat menambah nomor divisi, pasalnya saat ini semua nomor digabung menjadi satu dan membuat setiap atlet harus bertanding secara marathon dalam satu waktu.

"Sepertinya untuk dua kali PON lagi saya masih bisa ikut, cuma harapannya ke depan cabor menembak ini bisa tambah nomor divisi lainnya. Biar lebih rileks, kalau sekarang itu numpuk jadi satu, tidak bisa dibagi tenaganya," tambah Hans.

Sementara itu pelatih menembak DIY, Sofan mengapresiasi atas pencapaian yang Hans raih pada cabor menembak kali ini.

Baca juga: Atlet Panahan Persembahkan Medali Emas Pertama Bagi DIY di Ajang PON XX Papua

Menurutnya penampilan anak asuhnya itu sudah sesuai rencana yang sudah dicanangkan sejak pelatihan sebelumnya.

“Mas Hans sepakat main tanpa tekanan, kita sengaja mengaplikasikan, mempraktekkan apa yang sudah kita latih, ngga ada lebih ngga ada yang kurang. Yang paling kelihatan di state terakhir dan kemarin sangat signifikan dan optimis, kelihatan banget,” jelasnya.

Dengan hasil ini, sementara perolehan medali emas DIY bertambah menjadi total tiga medali, kemudian enam medali perak, dan sepuluh medali perunggu.

Namun hasil itu belum dapat mendongkrak posisi DIY di peringkat 18 klasemen sementara PON XX Papua.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved