Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi Rabu 6 Oktober 2021: Pagi Ini Keluarkan 6 Kali Guguran Lava ke Barat Daya

Gunung Merapi pagi ini teramati mengeluarkan guguran lava sebanyak enam kali ke arah barat, Rabu (6/10/2021). Adapun jarak luncur

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
dok BPPTKG
Situasi Gunung Merapi, Selasa (5/10/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gunung Merapi pagi ini teramati mengeluarkan guguran lava sebanyak enam kali ke arah barat, Rabu (6/10/2021).

Adapun jarak luncur maksimal sejauh 1,5 Km. Guguran tersebut teramati dalam pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) selama enam jam, pukul 00.00-06.00 WIB.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, secara meteorologi, cuaca mendung dan hujan.

Baca juga: James Ward-Prowse Gantikan Kalvin Phillips yang Cedera di Skuat Timnas Inggris

“Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 68-99 %, dan tekanan udara 567-759 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari,” katanya.

Secara visual, gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Gempa guguran terjadi sebanyak 25 kali dengan amplitudo 3-19 mm berdurasi 29-151 detik. Hembusan terjadi sebanyak 5 kali dengan amplitudo 5-10 mm berdurasi 19-23 detik.

Gempa hybrid/fase banyak terjadi sebanyak 23 kali dengan amplitudo 4-8 mm, S-P 0,5-0,9 detik berdurasi 7-13 detik.

“Hingga kini, aktivitas Gunung Merapi masih ada di level III atau siaga. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tukasnya.

BPPTKG merekomendasikan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya

Cakupan potensi bahaya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca juga: Prediksi Shio-shio Beruntung Hari Ini Rabu 6 Oktober 2021: Bakal Hoki dan Dinaungi Dewi Fortuna

Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat dihimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved