Breaking News:

PSS Sleman

PSS SLEMAN: Hasil Pertemuan BCS dan Slemania dengan Komisaris Utama PT PSS

Langkah ini ditempuh BCS dan Slemania, sebagai upaya menindaklanjuti perjanjian dengan Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo di Bandung.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Dukungan ribuan suporter PSS Sleman pada laga kontra Madura FC pada babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (6/11/2018) silam. 

TRIBUNJOGJA.COM- Perwakilan dua wadah suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania menggelar pertemuan dengan Komisaris Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Agus Projosasmito di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Langkah ini ditempuh BCS dan Slemania, sebagai upaya menindaklanjuti perjanjian dengan Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo di Bandung, 3 Oktober 2021, yang tidak menemui kejelasan.

"Bapak Agus Projosasmito, selaku Komisaris Utama PT. PSS sekaligus pemegang saham mayoritas a.n PT. Palladium telah kami temui hari ini. Pada awal pertemuan beliau dengan tegas menyatakan bahwa, tidak ada niatan atau perintah terkait pemindahan home base PSS Sleman," cuit akun twitter @BCSXPSS_1976, Rabu (6/10).

Lebih lanjut dalam cuitannya dijelaskan, dalam pertemuan tersebut Agus Projosasmito juga menegaskan kembali bahwa akan menyelesaikan semua tuntutan berdasarkan data dan fakta yang telah disampaikan perwakilan Sleman Fans dalam tempo sesingkat-singkatnya.  

"Serta akan mengumumkan sebelum lanjutan Liga 1 Series kedua, 15 Oktober 2021 di Jawa Tengah. Doakan,".

Sebelumnya, pertemuan yang dijanjikan Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo kepada Sleman Fans di Sleman, Selasa (5/10/2021) sebelum pukul 17.00 WIB batal terlaksana.

Pertemuan yang dijanjikan di Sleman tersebut merupakan tindak lanjut dari dialog suporter PSS dengan manajemen usai pertandingan PSS melawan Persik di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (3/10/2021) lalu.

Akan tetapi, dalam kesempatan tersebut Marco belum dapat memberikan keputusan apapun, dan sempat mengutarakan janji untuk kembali menemui Sleman Fans dua hari kemudian di Sleman, 3 Oktober 2021 sebelum pukul 17.00 WIB.

Sehingga, pertemuan tersebut batal terselenggara lantaran Marco masih dalam masa perawatan di rumah sakit, menyusul serangan jantung yang ia alami saat proses mediasi dengan suporter di Bandung.

Kondisi Marco 

Kepala Departemen Medis PSS Sleman, Elwizan Aminuddin menuturkan jika eks CEO Badak Lampung itu masih memerlukan perawatan intensif sambil dilakukan observasi lanjutan.

"Perlu observasi lanjutan karena kondisi beliau yang masih belum stabil, naik turun khususnya di bagian jantung. Itu membutuhkan penanganan intensif lebih lanjut," kata Amin, 5 Oktober 2021.

Selanjutnya, setelah melakukan pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) kemarin, dipastikan bahwa Marco mengalami serangan jantung. 

Menurut Amin, serangan jantung yang dialami saat menemui Sleman fans selepas pertandingan PSS melawan Persik di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (3/10/2021) malam itu, adalah kali ketiga Marco mengalami serangan jantung tersebut. 

Selain itu, Marco juga melakukan pemeriksaan foto thorax, lab dan diberikan oksigen tambahan karena kesulitan bernapas.

"Hasil saturasi oksigen rendah. Hasil pemeriksaan lab dan gula dalam tubuh rendah yaitu 70mg/dl. Sangat rendah untuk ukuran orang normal, untuk lakukan aktivitas ringan pun ada risiko pingsan karena tak bertenaga," jelasnya.

Amin menuturkan, saat berlangsungnya pertemuan dengan Sleman fans kemarin, kondisi Marco Gracia Paulo memang tengah tidak dalam kondisi baik.

"Saat pertemuan beliau mencoba untuk bertahan dengan kondisinya tersebut. Hingga akhirnya drop dan pingsan, dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS terdekat," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM/HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved