Pandemi COVID-19 Berpotensi Jadi Endemi, Dispar Gunungkidul Pilih Benahi Sektor Wisata

Pada satu sisi, pembenahan juga dilakukan agar sektor wisata tetap bisa stabil sebagai antisipasi jika lonjakan kasus terjadi lagi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Pembangunan jalan menuju embung Batara Sriten yang berada di Padukuhan Sriten, Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul telah selesai. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul terus mengupayakan agar seluruh destinasi benar-benar siap menyambut wisatawan manakala kembali dibuka dengan Uji Coba Terbatas.

Apalagi hingga saat ini, potensi penularan COVID-19 masih bisa terjadi.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono, mengatakan bukan tidak mungkin pandemi COVID-19 akan berubah menjadi endemi. Itu sebabnya pembenahan terus dilakukan.

"Ada kemungkinan kita akan hidup berdampingan dengan COVID-19, sehingga tata kelola wisata harus lebih disiapkan," ujarnya pada wartawan, Senin (04/10/2021).

Endemi sendiri merupakan situasi di mana penyebaran suatu penyakit atau virus tetap bisa terjadi, hanya saja lebih bisa terkendali.

Potensi pandemi COVID-19 menjadi endemi pun sudah mengemuka di kalangan ahli.

Menurut Harry, pembenahan perlu dilakukan agar aktivitas wisata tetap aman dari penyebaran COVID-19.

Pada satu sisi, pembenahan juga dilakukan agar sektor wisata tetap bisa stabil sebagai antisipasi jika lonjakan kasus terjadi lagi.

Namun, ia mengatakan semua itu tidak bisa berjalan lancar tanpa dukungan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat juga perlu mengembangkan kebiasaan dan pola hidup baru agar wisata tetap aman.

"Jadi tidak hanya sarana dan fasilitas saja yang siap, tapi masyarakat juga perlu aktif," kata Harry.

Dukungan besar yang bisa diberikan masyarakat adalah dalam hal kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Termasuk mengikuti berbagai kebijakan pemerintah yang dibuat untuk sektor pariwisata.

Harry mengatakan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendampingan pada pelaku wisata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved