Breaking News:

Muncul Klaster Keluarga, Kasus Baru COVID-19 di Gunungkidul Sempat Alami Kenaikan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya kenaikan kasus baru COVID-19 pada Sabtu (02/10/2021) lalu. Tercatat ada belasan kasus baru

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Berita Update Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya kenaikan kasus baru COVID-19 pada Sabtu (02/10/2021) lalu. Tercatat ada belasan kasus baru terkonfirmasi positif dilaporkan pada hari itu.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan bahwa salah satu pemicu kenaikan kasus adalah adanya klaster keluarga.

"Ada yang satu keluarga, lainnya sporadis (menyebar," ujar Dewi pada wartawan, Minggu (03/10/2021).

Baca juga: Qwords Kembali Gelar Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Tuntaskan Dosis Pertama dan Kedua 

Adapun kemarin tercatat 18 kasus baru, namun pada saat yang sama dilaporkan sebanyak 11 pasien sembuh. Sedangkan hari ini tercatat 4 kasus baru konfirmasi positif dengan 19 pasien sembuh.

Berdasarkan data yang diberikan, setidaknya dalam 4 hari terakhir Gunungkidul nihil angka meninggal dunia baru. Dewi juga melaporkan untuk pertama kalinya sepanjang PPKM, jumlah kasus aktif di bawah 100 orang.

"Hari ini ada 99 kasus dalam perawatan dan isolasi mandiri," ungkapnya.

Sedangkan total kematian karena COVID-19 hingga saat ini bertahan di angka 1.021 kasus. Total sudah 16.680 pasien sembuh, sehingga angka kumulatif konfirmasi positif COVID-19 saat ini mencapai 17.800 kasus.

Baca juga: Setiap Akhir Pekan Ada Ratusan Wisatawan yang Datang ke Tamansari Meski Belum Dibuka

Terpisah, Direktur RSUD Wonosari dr Heru Sulistyowati mengungkapkan bahwa saat ini Instalasi Gawat Darurat (IGD) tak lagi melayani pasien COVID-19. Saat ini dikembalikan fungsinya untuk penanganan pasien prioritas (triase).

"Sebab sudah tidak ada (kasus konfirmasi positif) yang sampai rawat inap di sana," jelas Heru.

Keputusan tersebut diambil mengingat jumlah pasien COVID-19 bergejala yang perlu ditangani semakin berkurang. Adapun sampai kemarin hanya ada 8 pasien terkait COVID-19 yang dirawat.

Heru merinci jumlah itu terdiri dari 3 pasien konfirmasi positif dan 5 pasien suspek. RSUD Wonosari saat ini menyediakan total sebanyak 39 unit bed isolasi COVID-19. 

"BOR (Bed Occupancy Rate) BOR sampai kemarin mencapai 25 persen," ujarnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved