MotoGP
Lintasan Moto GP Hari Ini 'Pating Gronjal', Quartararo & Bagnaia Mengeluh, Marc Marquez Tetap No 1
MotoGP Amerika dimulai. Marc Marquez tampil tercepat di FP1 FP2 MotoGP yang digelar hingga hari ini. Kondisi lintasan buruk jadi kendala para rider
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Lintasan MotoGP Amerika di Circuit of The Americas (COTA) ternyata terbilang buruk, banyak lubang dan gundukan yang membahayakan pebalap. Kondisi tersebut rupanya jauh lebih buruk ketimbang musim 2019 di mana kala itu juga dikeluhkan para pebalap.
Persaingan para pebalap di MotoGP Amerika kali ini pun tampak terganggu. Keluhan datang dari pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo dan rival terdekatnya, Francesco Bagnaia, seputar kondisi lintasan yang mereka bilang sangat buruk tersebut.
Sementara keduanya merasa terganggu dan harus hati-hati menjalani sesi latihan bebas di COTA, Marc Marquez yang sibuk dengan feeling kurang baik terhadap dirinya dan motornya - bukan lintasannya - justru tampil sebagai yang tercepat.
Fakta bahwa kondisi lintasan cukup mengganggu diungkap Fabio Quartararo. Ia merasa naik motocross saat melintas di Circuit of The Americas (COTA).
Fabio Quartararo merasakan sensasi yang berbeda saat menjalani sesi latihan bebas hari pertama MotoGP Americas 2021 yang digelar kemarin (1/10/2021) waktu setempat.
Quartararo menjelaskan perbedaan aspal trek COTA yang ternyata sangat buruk, dikutip Tribun Jogja dari laman bolasport.
MotoGP Americas musim lalu dibatalkan akibat situasi pandemi. Kini digelar lagi, di lintasan yang kali terakhir digunakan pada 2019. Kala itu banyak pembalap yang mengeluhkan tentang kondisi aspal yang sangat buruk.
Lintasan yang buruk itu ternyata tidak berubah sejak terakhir kali dan malah disoroti kembali karena aspal lintasan semakin memburuk.
Lintasan motocross
Dikabarkan trek memang telah diperbaharui di beberapa sisi, tetapi tidak secara keseluruhan dengan memiliki beberapa lubang yang bisa membahayakan keselamatan.
Quartararo pun menyindir trek COTA mirip saat dirinya melintas di trek motocross. "Kurang lebih seperti trek yang saya gunakan untuk latiha saya, tapi di motocross," kata pembalap asal Prancis tersebut berkelakar, dikutip dari Motorsport.
"Kurang lebih itu lebih cepat daripada MotoGP. Ini sangat buruk. Dua tahun lalu kami telah beritahukan bahwa itu perlu di aspal ulang dan ini malah lebih buruk."
"Hampir tidak dapat diterima untuk balapan. Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini seperti lelucon." Quartararo juga tidak menampik bahwa COTA merupakan salah satu trek yang memiliki layout yang bagus.
Namun sekali lagi semua itu tidak diimbangi dengan kondisi aspal yang banyak berlubang. "Sirkuitnya indah, semuanya sempurna, tetapi kami harus memperbaiki masalah pada lubang," ujar Quartararo.
"Ini berbahaya, sangat berbahaya. Dalam balapan, dua lap awal akan menjadi sangat kacau."
"Jika ada gundukan di tikungan 1,11, atau 12, tidak apa-apa, karena itu tikungan lambat. Tapi Tikungan 2,3, dan 10 adalah yang terburuk karena memiliki lubang."
"Kami harus menghadapi gundukan, tetapi ini malah ada yang lebih buruk lagi. Bagi saya ini bukan trek MotoGP," tutup Quartararo.
Bagnaia ragu melaju cepat
Keluhan juga datang dari rider Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia. Ia mengaku ragu bisa melesat menghadapi balapan seri ke-15 MotoGP Americas 2021.
Bagnaia merasa tidak yakin bisa merebut poin penuh dalam balapan yang akan digelar di Circuit of The Americas, Minggu (3/10/2021).
Francesco Bagnaia mengatakan demikian karena kondisi aspal dari trek COTA yang diakui sangat buruk. Ia mengutarakan bahwa trek di COTA sangat berbahaya, terutama jika melewati Tikungan 10.
Bagnaia menjadi salah satu pembalap yang kecewa dengan kondisi lintasan yang akan digunakan balapan pada agenda MotoGP kali ini.
Beberapa bagian lintasan ditemukan tidak layak karena memiliki lubang dan 'gajlukan' yang akan menghambatnya melesat bersama Desmosedici. Pembalap asal Italia itu pun harus mencari cara solutif demi menjadi yang terdepan.
Tidak bisa hanya mengandalkan kecepatan, namun juga harus memikirkan bagaimana menjaga keseimbangan agar tidak mengalami crash.
"Masalahnya di sini Anda tidak bisa mengemudi dengan hanya memikirkan menjadi yang tercepat," kata Bagnaia, dikutip dari Motorsport.
"Anda harus berpikir tentang menjaga motor tetap kencang dan tidak bergerak terlalu banyak, tetapi secara fisik sulit melakukan itu."
"Tikungan 10 misalnya, tempat itu menakutkan. Motor terlalu banyak bergerak dan saya hampir jatuh di sana."
"Jika itu terjadi dalam balapan, dengan 20 pembalap berada di belakang, sangat sulit untuk berpindah," ujar Bagnaia.
Bagnaia juga yakin kekhawatirannya dirasakan oleh pembalap lain mengenai kondisi trek di COTA. Dia pun berniat akan mempertanyakan kondisi aspal di COTA kepada Safety Comission karena telah menjadikan GP Americas sebagai lokasi balapan.
"Ini adalah situasi yang bahkan saya tidak ingin pikirkan, tetapi Anda harus memikirkan semuanya dengan sangat baik, juga karena saya bukan satu-satunya pembalap yang mengatakan tentang ini," ujar Bagnaia.
"Kami akan membicarakan tentang ini kepada Safety Comission dan kita akan lihat. Kami harus menanyakan dan memahami keputusan yang telah mereka buat."
"Tentunya menarik untuk balapan di sini, karena sirkuitya indah, tetapi di sini juga paling berbahaya. Biasanya ketika mereka kembali menggunakan trek itu ada perbaikan, tapi ini lebih buruk."
"Safety Comisson harus menjelaskan alasannya. Dan jika tidak memperbaiki trek, lebih baik tidak usah datang ke sini lagi tahun depan," tutur Bagnaia.
Marc Marquez tercepat di FP1 dan FP2
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tampil tercepat di FP1 dan FP2 MotoGP Amerika. Namun, ia mengaku kaget dengan hasil pada sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Americas 2021.
Marc Marquez membuat awal yang baik ketika akan berlomba di Circuit of the Americas, Austin, Texas, Amerika Serikat, pada sesi FP2, Jumat (1/9/2021) waktu setempat.
Marc Marquez sukses menjadi yang tercepat dengan membukukan 2 menit 4,164 detik untuk menempati urutan pertama.
Hal itu membuat pembalap Spanyol itu terkejut. Pasalnya, Marquez mengaku tidak menemukan feeling baik saat menunggangi RC213V selama menjalani FP2.
"Sejujurnya feeling di motor tidak begitu bagus. Kemudian saat saya berhenti di box, saya melihat saya berada di atas timesheets," kata Marquez, dilansir dari Crash.
"Mengingat perasaan saya dengan motor, saya akan mengatakan 'Saya tidak mengendarainya dengan baik'."
"Lalu saya berhenti di dalam box lagi dan melihat saya berada di atas. Aneh. Saya senang dengan hasilnya, tetapi tidak dengan peforma dan feeling saya," katanya menambahkan.
Pembalap berjuluk The Baby Alien itu menambahkan ada beberapa sisi lintasan COTA yang sulit dilewati dengan baik.
"Maksud saya feeling saya bukan yang terbaik," tutur Marquez. "Salah satu poin kuat saya adalah T1 di masa lalu dan sekarang saya kehilangan banyak waktu di situ."
"Terutama tikungan 3-4-5, saya tidak bisa mengubah arah, saya sempat delay. Namun lap time tetap saja datang," tuturnya lagi.
Sejarah memperlihatkan Marquez merupakan pembalap yang paling tampil dominan ketika mengaspal di COTA. Sosok berjuluk The Baby Alien itu tercatat memenangkan balapan di COTA periode 2013-2018.
Mampukah Marquez berjaya dan mempertajam rekor baiknya di COTA? Marquez dan kontestan MotoGP 2021 lainnya akan berlomba di COTA pada Minggu (3/9/2021) atau Senin dini hari pukul 02.00 WIB.
Sepanjang perlombaan MotoGP 2021, pembalap 28 tahun itu telah mengapai 2 podium dengan satu yang menjadi kemenangan. Marquez juga bertengger di urutan ke-9 dengan mengoleksi 92 poin dalam klasemen MotoGP 2021.
Hasil FP2 MotoGP Americas 2021
1. Marc Marquez (Repsol Honda) 2:04,164
2. Jack Miller (Ducati Lenovo) +0,015
3. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) +0,202
4. Pol Espargaro (Repsol Honda) +0,388
5. Takaaki Nakagami (LCR Honda) +0,448
6. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) +0,499
7. Jorge Martin (Pramac Racing) +0,513
8. Johann Zarco (Pramac Racing) +0,559
9. Alex Rins (Suzuki Ecstar) +0,638
10. Enea Bastianini (Esponsorama Racing) +0,672
11. Brad Binder (Red Bull KTM) +0,688
12. Luca Marini (Sky VR46 Avintia) +0,769
13. Joan Mir (Suzuki Ecstar) +0,930
14. Andrea Dovizioso (Petronas Yamaha SRT) +0,973
15. Franco Morbidelli (Monster Energy Yamaha) +1.132
16. Alex Marquez (LCR Honda) +1.450
17. Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) +1.467
18. Miguel Oliveira (Red Bull KTM) +1.518
19. Aleix Espargaro (Aprilia Racing) +2.045
20. Danilo Petrucci (KTM Tech3) +2.071
21. Iker Lecuona (KTM Tech3) +2.093
(*/ )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jadwal-siaran-langsung-moto-gp-aragon-di-tv-live-streaming-fox-sports-trans7-motogp-2021.jpg)