PSS Sleman
Bupati Sleman : Saya Pastikan PSS Tidak Akan Pergi dari Sleman!
Kustini pun menyebut dan memastikan bahwa PSS Sleman akan tetap menjadi klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman.
Penulis: Muhammad Fatoni | Editor: Muhammad Fatoni
"Jangan sampai bentrok, apalagi menyakiti perwakilan manajemen yang sekarang berada di sini," tambahnya seraya mengajak berembug dengan kepala dingin untuk mencari cara melawan Marco.

Pada kesempatan sama, Asisten Manajer PSS Sleman, M Eksan, membenarkan bahwa Marco mengatakan apabila direksi memecat Dejan Antonic dari kursi pelatih, PSS Sleman akan berpindah home base.
"Benar demikian dan tentu sangat kami sayangkan. Mungkin kondisi saat ini sedang saling emosi. Kami berharap jangan sampai ada masalah baru yang justru membuat semakin runyam," jelas Eksan.
Legenda hidup yang mengantarkan Super Elang Jawa naik kasta dari Divisi I ke Divisi Utama pada 2000 tersebut juga berharap konsentrasi tim yang sedang menjalani kompetisi tidak terganggu.
"Mudah-mudahan persoalan ini bisa segera terselesaikan tanpa harus ada anarkisme. Perjuangan PSS di liga jangan sampai terpengaruh. Kami ingin PSS tetap eksis di Liga 1," sambung Eksan.
Tagar atau tanda pagar #DejanOut semakin menggema di media sosial pasca-laga PSS Sleman vs Persebaya di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021).
Tagar #DejanOut telah ramai di media sosial beberapa hari sebelum duel PSS Sleman vs Persebaya, tepatnya selepas kalah tipis 1-0 dari Madura United di Stadion Madya, Sabtu (25/9/2021) lalu.
BCS mendesak Dejan Antonic segera mundur dari kursi pelatih kepala lantaran serentetan hasil buruk PSS selama berkiprah di BRI Liga 1 2021 dengan sekali menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah.
Tagar #DejanOut kian riuh di media sosial setelah PSS keok 1-3 dari Persebaya pada partai pekan kelima BRI Liga 1 2021, membawa tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman terpuruk di klasemen sementara.

Klarifikasi Marco
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paolo, mengklarifikasi terkait pernyaaannya perihal akan memindahkan PSS Sleman jika memenuhi desakan untuk memecat Dejan Antonic dari kursi pelatih PSS Sleman yang diucapkannya pada Kamis (30/9/2021) kemarin.
Ia menyebut bahwa pemindahan PSS Sleman tidak akan pernah terjadi.
"Memang ini sebetulnya masalah komunikasi, pertama saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sleman, tentu khususnya kepada Sleman fans. Saya pastikan PSS ini punya Sleman, dan Selamanya akan di Sleman," ujarnya kepada wartawan, Jumat (1/9/2021).
Ia membeberkan kemudian membeberkan statemen itu muncul secara spontan karena berada di bawah tekanan yang luar biasa, serta pada waktu yang bersamaan ia mengaku masih dalam kondisi kurang baik.
"Ya saya juga manusia, apalagi dapat teror kanan kiri, ya pastinya saya bereaksi uga, dan kondisi saya pas kurang tidur selama dua hari dua malam kemarin. Bukan alasan memang, tapi karena semua bergabung jadi satu dan akhirnya terjadi seperti itu. Dan itu murni secara spontan, tapi saya pastikan tidak ada rencana ke sana, tapi kemarin itu saya sampaikan karena tekanannya tinggi. Tapi rekan-rekan harus percaya juga," kata Marco.
