Kriminalitas

Polisi Pantau Wilayah Umbulharjo Terkait Peredaran Narkoba

Polisi menyebut Kementren Umbulharjo, Kota Yogyakarta dinilai paling banyak terjadi peredaran narkoba.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Tersangka pengedar pil jenis Yarindo dihadirkan Polisi saat jumpa pers, Senin (27/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seusai meringkus bandar pil Yarindo lintas wilayah Yogyakarta-Semarang, Polisi menyebut Kementren Umbulharjo, Kota Yogyakarta dinilai paling banyak terjadi peredaran narkoba.

Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta Kompol Andhyka Donny Hendrawan mengatakan, secara umum sangat jarang ditemui bandar narkoba yang bermarkas di Kota Yogyakarta.

"Jarang sekali, karena Jogja ini kebanyakan konsumen ya. Dan ungkap kasus 33.300 pil yarindo yang terbesar," katanya, seusai jumpa pers di Polresta Yogyakarta, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Sat Resnarkoba Polresta Yogyakarta Amankan 33.300 Pil Yarindo dari Bandar Lintas Wilayah

Untuk peredaran narkoba dari luar Kota Yogyakarta, Andhyka mengatakan wilayah Umbulharjo menjadi satu dari beberapa tempat para bandar narkoba mengedarkan barang ilegalnya itu.

"Salah satunya di Umbulharjo, itu termasuk peredarannya di sana. Kami pantau terus," terang dia.

Andhyka mengimbau kepada masyarakat Kota Yogyakarta untuk tetap waspada dan ikut terlibat dalam pengawasan peredaran narkoba

"Karena peredarannya bukan hanya pelajar dan mahasiswa, semua kalangan berpotensi," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved