Breaking News:

Jasad Mr X yang Ditemukan Mengambang di Sungai Serang Kulon Progo Telah Dikebumikan

jasad korban telah dikebumikan oleh warga dan aparat kelurahan Bendungan beserta Bhabinkamtibmas Desa Bendungan

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Jasad pria tanpa identitas telah dikebumikan oleh warga, aparat pemerintah kelurahan Bendungan dan Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, Aiptu Jajuli Badarudin di Makam Klopo Sepuluh, Bendungan, Wates, Kulon Progo, Senin (20/9/2021) sore. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Mayat pria tanpa disertai identitas yang ditemukan mengambang di Sungai Serang, tepatnya di Bendungan Kidul, Wates, Kabupaten Kulon Progo telah dikebumikan pada Senin (20/9/2021) sore. 

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, mengatakan jasad korban telah dikebumikan oleh warga dan aparat kelurahan Bendungan beserta Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, Aiptu Jajuli Badarudin. 

Korban dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Klopo Sepuluh di Dusun Klopo Sepuluh, Desa Bendungan, Kapanewon Wates. 

Hal itu lantaran belum ada pihak keluarga yang melapor kehilangan keluarganya ke polsek terdekat maupun Polres Kulon Progo. 

"Karena saat ditemukan korban tanpa busana dengan kondisi tubuh sudah rusak dan bengkak. Sehingga sulit dikenali. Namun korban berperawakan gemuk dengan tinggi badan sekitar 155 sentimeter," kata Jeffry, Selasa (21/9/2021). 

Dengan demikian ia mengimbau kepada masyarakat apabila ada keluarga atau orang terdekat yang kehilangan sanak keluarganya bisa menghubungi Polres Kulon Progo di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) atau menghubungi ke 110.

Diberitakan sebelumnya, jasad korban tersebut pertama kali ditemukan oleh seseorang yang sedang memancing di Sungai Serang

Kemudian saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi, mereka tidak ada yang mengenali dikarenakan bukan warga setempat. 

Polisi menduga dia menjadi korban kekerasan karena dari hasil pemeriksaan visum yang dilakukan oleh tim medis di RSUD Wates didapati tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved