Bacaan Niat dan Doa
Niat dan Rakaat Sholat Dhuha, Bisa Dikerjakan 2 Rakaat Hingga 12 Rakaat
Mengawali hari Senin, selain bisa mengerjakan ibadah sunnah berupa Puasa Senin-Kamis, Sholat Dhuha juga bisa dilakukan untuk memperlancar rezeki kita.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Mengawali hari Senin, selain bisa mengerjakan ibadah sunnah berupa Puasa Senin-Kamis, Sholat Dhuha juga bisa dilakukan untuk memperlancar rezeki kita.
Rezeki tidak selalu berupa uang dan materi melainkan ada banyak wujud rezeki yang bisa berupa kesehatan, anak yang sholeh dan sholehah, kebahagiaan, kerabat dan tetangga yang baik, waktu yang bermanfaat, dan sebagainya.
Berikut niat untuk mengerjakan Sholat Dhuha:
Baca juga: Sholat Dhuha di Hari Jumat dan Amalan Lain yang Bisa Dikerjakan, Mulai Sedekah Hingga Baca Al Kahfi
Baca juga: Penjelasan Mengapa Sholat Dhuha Sebaiknya Tidak Dikerjakan Setiap Hari, Simak Hadisnya
Niat Sholat Dhuha
أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Rakaat Sholat Dhuha
Dilaksanakan sebanyak:
a. Dua rakaat (berdasarkan HR. Muslim dari Abu Hurairah).
b. Empat rakaat (berdasarkan HR. Muslim dari ‘Aisyah).
c. Delapan rakaat dengan melakukan salam tiap dua rakaat (berdasarkan HR. Abu Daud dari Ummu Hani’).
d. Boleh dikerjakan dengan jumlah rakaat yang kita inginkan.
Shalat Dhuha dapat dilakukan dengan jumlah rakaat sesuai keinginan berdasar hadis:
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ. [رواه مسلم]