Liga Italia

Komentar Stefano Pioli AC MILAN Imbangi Juventus, Kinerja Positif Rossoneri

Rebic kini telah mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga pertandingan terakhir melawan Lazio, Liverpool dan Juventus.

Tayang:
Isabella BONOTTO / AFP
Para pemain Juventus dan para pemain AC Milan mengheningkan cipta selama satu menit sebagai penghormatan kepada mendiang pemain sepak bola Italia Francesco Morini sebelum pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di stadion Juventus di Turin, pada 20 September 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM ITALIA- Pelatih kepala AC Milan, Stefano Pioli bersikeras bahwa AC Milan pergi ke Juventus untuk mencari tiga poin pada lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion Allianz, Senin (20/9/2021) dini hari WIB, tetapi pihaknya tetap memberikan apresiasi atas kinerja positif yang ditunjukkan para penggawa Rossoneri.

Awal sempurna AC Milan untuk musim Liga Italia Serie A diakhiri oleh Juventus, tetapi Rossoneri melakukannya dengan baik untuk melawan dan mendapatkan hasil imbang.

Tidak butuh waktu lama bagi tim tuan rumah untuk memimpin karena serangan balik awal diselesaikan dengan tendangan dari Alvaro Morata.

Namun, dalam 15 menit terakhir rencana mereka akan gagal ketika pemain penyerang AC Milan, Ante Rebic muncul untuk menyundul bola dari tendangan sudut dan akhirnya mengamankan 1 poin bagi timnya.

"Kami datang ke sini untuk memenangkan pertandingan, di menit pertama kami menemukan Juve yang lebih baik dari kami. Kemudian kami meningkat, tentu jauh lebih baik di babak kedua. Kami mencoba memenangkannya, itu adalah kinerja yang positif," kata Pioli dilansir Tribun Jogja dari laman Sempre Milan.

Rebic kini telah mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga pertandingan terakhir melawan Lazio, Liverpool dan Juventus.

"Saya memberinya pujian setiap hari, dia memiliki intensitas dan kualitas yang hebat. Dia bermain di semua peran, dia membantu kami dengan Olivier dan Ibra keluar. Saya pikir dia memiliki kualitas bermain yang penting dalam kualitasnya yang dapat membantu kami memecahkan permainan," ujarnya.

Tentang betapa AC Milan merindukan memiliki seorang striker, dia menambahkan:

"Kami tidak tampil lebih rendah dari pertandingan sebelumnya, kami harus menghitung nilai lawan. Kami memainkan sepakbola yang bagus. Kami kebobolan gol di mana kami membuat kesalahan, gol yang membuat Juve bertahan rendah,"

Dia melanjutkan dengan menyebutkan tiga kualitas utama: “Tidak ada kekurangan ide, kemauan keras, dan semangat tim: kami mencoba memenangkan pertandingan dan ini penting," kata pelatih berkepala plontos tersebut.

Lebih lanjut, disinggung apakah Milan mengalami kesulitan dengan pergerakan Rabiot, Stefano Pioli mengakui hal tersebut.

"Ya, mereka bekerja sangat baik di sisi itu. Mereka berkembang dari sana, kolaborasi Saelemaekers dan Tomori dalam beberapa hal harus lebih baik. Kami tidak memulai dengan baik, kami bisa melakukan sesuatu yang lebih tetapi mereka membuat permainan luar biasa yang melewatkan tekanan pertama kami dan kami kebobolan sesuatu,"

Mengenai konsep timnya sekarang menjadi lebih pintar, Pioli menyatakan sepakat dan itu juga yang ia katakan kepada tim.

"Kita perlu waspada. Tahun lalu untuk memenangkan pertandingan seperti itu kami hampir harus mengharapkan keajaiban, tetapi tahun ini kami tahu kami bisa memenangkannya. Bahkan malam ini kami berani dan dalam jangka panjang kami mencoba untuk memenangkannya," kata Pioli.

"Hari ini kami bermain 48 menit dalam waktu efektif: kami terlalu banyak bicara, kami terlalu banyak bersiul. Itu tergantung pada kita, pada sikap kita, pada protes, pada wasit. 48 menit waktu sebenarnya terlalu singkat, ini juga membuat perbedaan di Eropa. Jika kami ingin berhubungan dengan liga lain maka kami mencoba untuk mengembangkan semuanya dari sudut pandang ini," tambahnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved