Breaking News:

Simulasi Perhitungan Pajak jika Beli iPhone 13 dari Luar Negeri, Berapa yang Harus Dibayar?

Berikut ini merupakan simulasi besaran pajak yang harus dibayarkan jika Anda membeli iPhone 13 di luar negeri

Editor: Mona Kriesdinar
Apple
Pilihan warna iPhone 13 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi Anda yang sudah tak sabar ingin memiliki iPhone seri 13, paling cepat Anda harus menunggu sampai 24 September 2021 mendatang. Ini adalah waktu paling cepat untuk mendapatkan iPhone 13 dan ini pun bukan di Indonesia. Melainkan di Singapura.

Sebagaimana diketahui, Apple secara resmi meluncurkan iPhone seri 13 pada ajang Apple Event 2021 Rabu (15/9) dini hari waktu Indonesia.

Tak lama setelah peluncuran, Apple Singapura mengumumkan jadwal pemesanan iPhone 13 yang akan dibuka mulai 17 September pukul 20.00 waktu setempat atau jam 19.00 WIB.

Setelah pre-order, iPhone 13 akan mulai tersedia di Singapura mulai 24 September mendatang.

Di situs resmi Appe Singapura, iPhone 13 dibanderol mulai harga paling murah Rp 1.149 dollar Singapura (sekitar Rp 12,2 juta) hingga paling mahal 2.629 dollar Singapura (sekitar Rp 27,9 juta).

Harga tersebut tergantung model dan kapasitas memori yang dipilih.

Di Indonesia sendiri belum ada informasi resmi kapan iPhone 13 akan tersedia. Sehingga, jika menginginkan iPhone 13 sesegera mungkin, membelinya dari Apple Store Singapura bisa menjadi alternatif.

Akan tetapi, pembeli harus membayar pajak dan melaporkan nomor IMEI ke bea cukai bandara/pelabuhan jika memutuskan untuk beli iPhone dari luar negeri.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut.

Jika membeli barang dengan harga lebih dari 500 dollar AS (Rp 7 jutaan), maka akan dikenai bea masuk sebesar 10 persen.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved