Jawa

BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Klaten Turun ke Angka 16 Persen

Penurunan BOR rumah sakit rujukan Covid-19 dikarenakan menurunnya kasus aktif korona di daerah itu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah tenaga kesehatan saat mengiapkan bed pasien Covid-19 di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten Senin (2/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus menurun ke angka 16 persen.

Tim Ahli Satgas Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito mengatakan jika penurunan BOR rumah sakit rujukan Covid-19 dikarenakan menurunnya kasus aktif korona di daerah itu.

"Kalau BOR rumah sakit saat ini sekitar 16 persen ya. Sudah turun banyak," ucapnya saat Tribunjogja.com temui di ruang kerjanya, Selasa (14/9/2021).

Menurut Ronny, selain BOR rumah sakit, tingkat keterisian tempat isolasi terpusat (Isoter) di daerah itu juga menurun drastis.

Baca juga: Capaian Vaksin Covid-19 di Klaten 26 Persen, Bupati Sri Mulyani : Akan Terus Dilakukan Secara Masif

Dari empat isoter tingkat kabupaten yang ada, lanjut Ronny, isoter Edotel saat ini terisi 12 pasien, isoter Bayat 1 pasien, isoter GOR Gelarsena 4 pasien dan isoter Panti Semedi 1 pasien.

"Di Edotel itu kan khususnya untuk keluarga dan ibu hamil. Secara umum isoter kita juga berkurang banyak," ucap Ronny.

Disamping itu, Ronny menjelaskan jika saat ini pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Klaten kembali diperpanjang

Hal itu mengikuti instruksi Pemerintah yang kembali melakukan perpanjangan kebijakan PPKM per level di Jawa-Bali.

PPKM periode ini berlaku pada 13-20 September 2021.

"Kita masih PPKM level 3 pada periode perpanjangan ini. Kalau zonasi kita masih di orange dan hampir masuk ke kuning," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Penanganan Satgas Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo menjelaskan berdasarkan data Satgas Covid-19 pada Senin (13/9/2021) kemarin, 17 pasien sembuh, 11 terkonfirmasi baru serta 3 meninggal dunia.

Baca juga: BREAKING NEWS : Presiden Jokowi Pantau Pelaksanaan Vaksin Door to Door di Klaten, Ini Pesannya

"11 kasus terkonfirmasi baru berasal dari tes rapid antigen 6 kasus dan tes swab PCR 5 kasus," ucapnya.

Adapun penambahan 11 kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut, 7 kasus diantaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten.

Kemudian, 1 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

Jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Klaten menjadi 34.518 kasus, dari jumlah tersebut 149 menjalani perawatan atau isolasi, 31.486 sembuh dan 2.883 meninggal dunia.

Ia pun mengimbau warga, untuk terus tingkatkan kesadaran terhadap protokol kesehatan, seperti memakai masker dengan baik, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved