Breaking News:

DPD PKS Kota Yogyakarta Luncurkan Layanan Ambulans Gratis Berstandar Covid-19 

Unit ambulans anyar tersebut juga telah  disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
DPD PKS Kota Yogyakarta saat meluncurkan layanan ambulans gratis berstandar Covid-19, Sabtu (11/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD PKS Kota Yogyakarta meluncurkan operasional ambulans gratis bagi warga masyarakat umum.

Unit ambulans anyar tersebut juga telah  disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir. 

Ketua DPD PKS Kota Yogyakarta, Nasrul Khoiri, mengatakan bahwa pihaknya sejatinya sudah menggulirkan layanan itu sejak lama.

Hanya saja, ambulans baru yang diluncurkan Sabtu (11/9/2021) lalu, memiliki deretan keunggulan. 

"Jadi, ambulans ini sudah standar penanganan Covid-19. Di dalammya dilengkapi fasilitas tabung oksigen dan tempat pasien yang lebih memadai dan nyaman," ujarnya. 

Nasrul pun berharap, ambulans tersebut dapat memberi manfaat, untuk penduduk Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Sehingga, kesulitan mengakses ambulans seperti saat puncak kasus Covid-19 Juli 2021 silam tak terulang lagi. 

Terlebih, ia memastikan, seluruh warga masyarakat yang membutuhkan, dipersilakan untuk mengakases ambulans gratis, tanpa memandang kader PKS atau bukan. 

"Kami juga sudah menyiapkan driver, sekaliigus co-driver, satu paket dengan ambulans. Namun, kalau warga bawa driver sendiri, atau cuma pinjam ambulans saja, ya kita persilakan, sesuaikan kebutuhan saja," terangnya. 

Dalam kesempatan tersebut, DPD PKS Kota Yogyakarta menggelar pula agenda vaksinasi massal Covid-19 dengan sasaran 500 orang.

Ia mendorong, sebelum akhir tahun, kekebalan komunal harus tercipta di kota pelajar. 

"Maksimal Oktober cakupan selesai. Diharapkan aktivitas masyarakat segera terlindungi program vaksin. Makanya, PKS siap mengupayakkan secara aktif," katanya. 

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, berujar dibutuhkan pihak-pihak lain di luar pemerintahan untuk mempercepat proses vaksinasi. Dengan begitu, risiko akibat paparan Covid-19 pun bisa terus ditekan. 

"Layanan vaksinasi ini bagian dari melayani masyarakat, tanpa memandang background suku, agama, ras ataupun golongan. Kita ini niatnya membantu pemerintah, bukan malah ngrusuhi pemerintah," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved