Breaking News:

37 Persen Penduduk Kota Yogyakarta Belum Tervaksin, Pemkot Targetkan Tuntas di Akhir September 2021

Saat ini capaian vaksinasi untuk warga dengan NIK Kota Yogyakarta belum maksimal, dan masih berada di kisaran 63 persen.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Biro Sekretariat Presiden / Facebook Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk pelajar di SLB N I Yogyakarta pada Jumat (10/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai menindaklanjuti hasil penyisiran data penduduk yang belum tervaksinasi Covid-19.

Layanan imunisasi pun coba didekatkan agar penyelesaiannya bisa semakin cepat. 

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan selain di faskes serta sentra-sentra vaksinasi, Pemkot kini juga menyasar warga yang kedapatan belum terimunisasi setelah dilakukan penyisiran data. 

"Sekarang kami menyaring warga yang belum vaksinasi. Dalam minggu-minggu ini masyarakat yang belum vaksin akan kami vaksinasi. Harapannya, tidak ada lagi sisa warga yang belum tervaksin," tandasnya, Minggu (12/9/2021). 

Menurutnya, pola yang digunakan untuk menindalanjuti penyisiran data tersebut ialah dengan mendekatkan akses vaksinasi ke lingkungan warga, seperti yang digulirkan di Kelurahan Bener, Tegalrejo pada Sabtu (11/9/2021) lalu. 

Ia tak menampik, saat ini capaian vaksinasi untuk warga dengan NIK Kota Yogyakarta belum maksimal, dan masih berada di kisaran 63 persen.

Sebagai informasi, jumlah keseluruhan warga wajib vaksin ada 311.000 orang. 

Padahal, secara umum, capaian vaksinasi Pemkot hampir menyentuh 500.000 jiwa. Akan tetapi, dari angka tersebut, yang berstatus penduduk Kota Yogyakarta hanya sekira 40 persen saja, sementara sisanya ber-NIK luar daerah. 

"Makanya, melalui penyisiran dan penyaringan data ini, harapannya semua penduduk Kota Yogyakarta bisa segera tervaksin. Target kami, pada akhir September nanti, seluruh penduduk Kota Yogyakarta sudah divaksin," ujarnya 

"Sekarang pioritas kami warga KTP Kota Yogyakarta dulu. Tahapan terakhirnya, kita akan memvaksinasi mereka yang domisili di Kota Yogyakarta tapi belum divaksin. Tapi, saya rasa sebagian besar sudah itu," imbuh Heroe. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved