Breaking News:

Jawa

Kakorlantas Polri Tinjau Penyekatan di Tugu Ireng, Pengendara Diminta Unduh Aplikasi Peduli Lindungi

Penyekatan yang dilakukan di Tugu Ireng mempertimbangkan karena Magelang-DIY merupakan akses wisata.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Polres Magelang saat melakukan penyekatan di perbatasan Tugu Ireng, Salam, Jumat (10/09/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas), Irjen Pol. Istiono meninjau pelaksanaan penyekatan di perbatasan wilayah Magelang-DIY, tepatnya di Tugu Ireng, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (10/09/2021).

Ia mengatakan, penyekatan yang dilakukan di Tugu Ireng mempertimbangkan karena kedua provinsi itu merupakan akses wisata.

"Jadi, Sleman-Magelang ini adalah akses menuju tempat pariwisata. Setiap hari Jumat dilakukan pengaturan pembatasan pengetatan di lokasi wisata. Titik-titik daerah pembatasan di Polres Magelang sebanyak lima titik. Nantinya di sana akan dilakukan pemeriksaan," ujarnya usai peninjauan penyekatan di Tugu Ireng, Salam,pada Jumat (10/09/2021).

Ia menambahkan, pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi tes acak antigen dan penerapan prokes kepada para pengendara.

Baca juga: Petugas Kembali Gelar Operasi Penyekatan di Tugu Ireng Kabupaten Magelang

Serta selama penyekatan, pengendara diminta untuk menunjukkan aplikasi pedulilindungi.id sebagai bukti telah mendapatkan suntikan vaksin.

"Jadi,penyekatan ini juga berfungsi untuk menjaring masyarakat yang belum mendapatkan vaksin. Nantinya, kami akan tanyakan sudah mendapatkan vaksin atau belum? Jika, belum di titik ini akan langsung divaksin. Sekarang, vaksin menjadi persyaratan perjalanan," ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya kontrol mobilitas bisa membuat masyarakat lebih tertib terutama dalam prokes.

Sehingga, pengendalian Covid-19 akan lebih baik.

"Dengan adanya pengendalian mobilitas di masyarakat. Diharapkan, Kabupaten Magelang, levelnya bisa turun, dari level 3 menjadi level 2," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved