Kabupaten Sleman
Separuh Obyek Wisata di Sleman Sulit Sinyal, Muncul Usulan PeduliLindungi Diganti Kartu Vaksin
Bagi destinasi wisata yang masih sukar sinyal diusulkan agar syaratnya diganti cukup dengan menunjukkan kartu vaksin secara manual.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi menjadi satu di antara syarat yang harus dikantongi destinasi wisata ketika ujicoba pembukaan.
Namun, penggunaan aplikasi ini menjadi sukar di terapkan di Kabupaten Sleman.
Sebab, masih banyak destinasi wisata yang masih fakir sinyal.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Eka Priastana Putra mengatakan ada separuh destinasi wisata di Bumi Sembada, hingga kini memang masih kesulitan sinyal.
Baca juga: Kantongi Izin, Wisata Candi Ratu Boko di Sleman Segera Uji Coba Buka
Terutama destinasi wisata yang berbasis masyarakat di kawasan lereng utara atau gunung Merapi.
"(Wisata) candi-candi yang ada di atas Prambanan juga sulit sinyal," kata dia, ditemui di pendopo Parasamya, kemarin.
Menurut Eka, kegunaan aplikasi PeduliLindungi adalah untuk digitalisasi dari kartu Vaksin.
Platform aplikasi ini bertujuan untuk memantau mobilitas masyarakat.
Karena itu, bagi destinasi wisata yang masih sukar sinyal diusulkan agar syaratnya diganti cukup dengan menunjukkan kartu vaksin secara manual.
Saat ini, pihaknya mengaku sudah mengusulkan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) agar destinasi yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten segera dilakukan penguatan jaringan sinyal.
Namun, yang tidak kalah penting selain itu menurut dia adalah bagaimana tetap menjaga protokol kesehatan saat berwisata.
Baca juga: Turun Level 3, Pemkab Sleman Siapkan Banyak Agenda Seni di Bulan September Ini
Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan atau handsanitizer, dan saling menjaga jarak atau tidak berkerumun.
"Ketika destinasi fakir sinyal, maka yang penting prokes tetap harus ditegakkan," kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono mengatakan, bagi destinasi wisata yang hingga kini masih sukar sinyal maka telah diusulkan agar diganti dengan menunjukkan kartu vaksin. Penunjukan kartu vaksin ini bersifat sementara.
"Sampai destinasi tersebut kuat sinyal," kata dia.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/separuh-obyek-wisata-di-sleman-sulit-sinyal-muncul-usulan-pedulilindungi-diganti-kartu-vaksin.jpg)