Breaking News:

HUT Ke 827 Kabupaten Trenggalek

Budayawan Harmaji: Trenggalek, Daerah yang Mampu Sejahterakan Masyarakatnya

Keberadaan suatu daerah tidak pernah lepas dari peradaban masa lalu. Bisa dibilang, sejarah adalah salah satu faktor pembentuk adab masyarakat yang

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Tangkapan Layar
Budayawan asal Trenggalek, Harmaji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, TRENGGALEK - Keberadaan suatu daerah tidak pernah lepas dari peradaban masa lalu. Bisa dibilang, sejarah adalah salah satu faktor pembentuk adab masyarakat yang muncul di masa kini.

Sama halnya dengan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Ajaran leluhur yang hidup ratusan tahun lalu membuat rakyatnya memiliki sifat loyal kepada pemerintah, berbudaya kuat, pekerja keras dan pantang menyerah.

Hal itu diungkapkan oleh budayawan asal Trenggalek, Harmaji dalam webinar nasional memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-827 Kabupaten Trenggalek bertema ‘Trenggalek Tangguh, Indonesia Tumbuh’ yang diselenggarakan Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Gubernur Jatim Sebut HUT ke-827 Trenggalek Jadi Momentum Bangkitkan Semangat di Tengah Pandemi

Bagi Harmaji, sejak dulu, masyarakat Trenggalek sudah membuktikan diri mampu menaklukkan alam. Bukan untuk dirusak, melainkan hidup bersama, berdampingan untuk saling memenuhi kehidupan.

“Pegunungan, hutan-hutan itu bisa dimanfaatkan menjadi perkebunan dan persawahan. Artinya kan orang Trenggalek itu punya etos kerja tinggi dan pantang menyerah,” Jelasnya.

Harmaji mengatakan, Trenggalek adalah salah satu daerah yang memang mampu memberikan kesejahteraan bagi warganya.

Dari catatan literatur yang dia miliki, di awal tahun 1900 itu, Trenggalek pernah digambarkan sebagai kawasan yang memiliki potensi sebagai perkebunan kopi.

Warganya pun memiliki tanah yang bisa diolah. Di zaman penjajahan Belanda itu, tidak hanya para penjajah yang berhak punya tanah, tapi juga pribumi.

“Industri di zaman dulu juga cukup maju. Buktinya, sekarang ada peninggalan bangunan gudang kopi dan garap di beberapa wilayah di sini,” terangnya.

Baca juga: Cerita Pemilik Bakso Kota Cak Man, Tidak Turunkan Kualitas Dagangan Meski Dihantam Pandemi

Menurutnya, kombinasi antara Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dan etos kerja serta rasa pantang menyerah warga itu membuat Trenggalek menjadi daerah yang cukup makmur dan memberikan rasa sejahtera.

Maka dari itu, Harmaji mengajak warga Trenggalek untuk mengenal kebudayaan dan sejarah kampung halamannya agar semakin cinta.

“Masa lalu tidak boleh kita lupakan karena sejarah adalah pengalaman manusia ya. Itu bisa dijadikan pijakan masa kini dan masa yang akan datang,” tandas Harmaji. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved